Wisata Yogyakarta

Air Terjun Randusari

SHORT DESC.

Air Terjun Randusari 

Source : https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/yogyakarta/air-terjun-randusari-wisata-seru-yogyakarta.html

Selain Pantai dan candi Yogyakarta juga memiliki air terjun yang unik dan indah sebagai tempat wisata. Salah satu kabupaten yang tidak pernah sepi dari munculnya potensi wisata alam yang baru adalah Kabupaten Bantul. Kondisi alam yang ada di Kabupaten Bantul berhasil membuat obyek wisata baru yang sangat cocok untuk dikunjungi. Air terjun yang sedang booming pada saat ini adalah Air Terjun Randusari.

Air terjun ini dinamakan Air Terjun Randusari karena di dekat air terjun ini terdapat pohon yang bernama Pohon Randu atau Pohon Kapuk yang cukup besar dan juga kata “Sari” dari bahasa jawa yang berarti utama. Dulunya air terjun ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk sumber air bersih. Tetapi lambat laun Air Terjun Randusari ini dialihkan menjadi tempat wisata karena lokasinya yang sangat menawan.

Disini para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alam dan juga suara gemercik air yang menenangkan. Ketinggian dari Air Terjun Randusari ini cukup tinggi yaitu sekitar 15 meter. Untuk kedalaman dari air terjun ini tidak terlalu dalam yaitu hanya berkisar 1 sampai 2 meter saja. Pengunjung dapat bermain air dan berenang sampai puas melepas lelah penat disini. Tetapi pengunjung harus tetap berhati hati karena batu yang ada di sekitar air terjun ini licin.

Selain itu pengunjung juga dapat bersantai di hammock yang ada di sekitar air terjun. Yang menjadi daya tarik utama dari air terjun ini adalah bentuk air terjunnya yang seperti air terjun kembar karena disini terdapat dua sumber air terjun yang mengalir bersebelahan. Sumber mata air dari Air Terjun Randusari ini berasal dari mata air Ngreboh. Mata air ini biasa digunakan oleh warga setempat untuk memenuhi kebutuhan pengairan mereka.

Sebenarnya mata air Ngreboh ini tidak pernah mengering pada musim kemarau tetapi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setempat saja. Air Terjun Randusari ini masih sangat asri, alami dan juga adanya semilir angin yang menyegarkan membuat para pengunjung merasa tenang disini. Disini juga ada spot foto yang berupa hammock yang berada pas didepan air terjun tersebut.

Lokasi

Alamat dari Air Terjun Randusari ini tepatnya berada di Dusun Rejosari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Namun Air Terjun Randusari ini lumaya jauh dari pusat Kota Yogyakarta.

 

Rute :

Rute menuju Air Terjun Randusari ini sangat mudah dijangkau. Jika anda dari pusat Kota Yogyakarta, ke arah Timur menuju Jalan Pangurakan, kemudian ke arah selatan melewati Jalan Brigjend Katamso, lurus terus sampai di perempatan ke arah timur menuju Jalan Kolonel Sugiyono, sampai di pertigaan ke arah selatan melewati Jalan Sisingamangaraja, lurus terus ke Jalan Imogiri Barat, kemudian sampai di pertigaan ke arah timur menuju Jalan Dewa Ruci, lurus terus tetap berada di Jalan Dewa Ruci, sampai pertigaan ke arah selatan ke Jalan Imogiri Timur, lurus terus sampai perempatan ke arah timur ke Jalan Jejeran – Pleret, di pertigaan ke arah selatan ke Jalan Pleret, jalan terus sampai pertigaan ke arah timur ke Jalan Segoroyoso, lurus terus ke Jalan Pleret – Pathuk, jalan terus ke Jalan Patuk – Dlingo, sampai di pertigaan ke arah tiur ke Jalan Dodongan, kemudian sampai perempatan ke arah selatan ke Jalan Jatimulyo, jalan terus sampai di pertigaan ke arah timur ke Jalan Randusari, Jika sudah berada di Jalan Randusari, ikuti terus jalan yang ada hingga anda akan sampai di Air Terjun Randusari.

Jarak dari pusat kota Yogyakarta ke Air Terjun Randusari lumayan jauh yaitu sekitar 27,3 kilometer dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor dari Kota Jogja menuju Air Terjun Randusari sekitar 1 jam.

 

Harga Tiket 

  • Tiket masuk Air Terjun Randusari  Rp 2.000/orang

Biaya parkir di Air Terjun Randusari 

Rp 2.000 untuk sepeda motor

Rp 5.000 untuk mobil.

Source : https://id.pinterest.com/pin/433260426647538313/




Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

 

Kampung Cyber, Kampung Kecil di Jogja yang Mendunia

SHORT DESC.

Kampung Cyber, Kampung Kecil di Jogja yang Mendunia

Dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga sangat update dengan teknologi. Coba sesekali kamu main ke kawasan Kampoeng Cyber di Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta

Pantai Samas

SHORT DESC.

Pantai Samas 

Source : http://spotunik.com/spot/detail/236/pantai-samas.html 

Berlibur ke pantai merupakan suatu kegiatan yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan anak – remaja -  Dewasa atau bahkan yang sudah berumur. Sudah jelas perairan di Indonesia lebih luas dibanding daratan. Melihat bermunculan nama pantai bari di Indonesia ini tak luput dengan pantai yang lebih dulu eksin dan tentunya tetap indah, salah satunya Pantai Samas. Pantai Samas adalah salah satu pantai yang cukup populer di kalangan anak muda. Pantai Samas ini terkenal dengan keindahan pantainya yang disertai dengan angin kencang dan ombak laut yang menggulung, delta-delta sungai, danau air tawar yang membentuk telaga yang digunakan untuk pengembangan ikan dan udang galah. Selain itu, kawasan Pantai Samas juga digunakan sebagai tempat persinggahan penyu-penyu langka seperti penyu blimbing, penyu sisik dan penyu hijau untuk bertelur. Bentuk dari bibir Pantai Samas ini agak curam sehingga para wisatawan dilarang berenang di tepi pantai karena cukup berbahaya.

Salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik dari Pantai Samas ini adalah acara adat yang berlangsung di Pantai Samas ini. Kegiatan ritual keagamaan masyarakat yang dilakukan yaitu Upacara Kitab Tumuruning Maheso Suro dan Labuhan Sedekah Laut yang diadakan setiap malam 1 suro yang merupakan tradisi masyarakat Sanden untuk mengenang legenda Maheso Suro. Legenda ini berawal dari kemiskinan yang menimpa masyarakat Sanden. Kemudian mereka memohon kepada sang maujud agung agar terbebas dari kemiskinan. Mereka memohon dengan cara bersemedi di Pantai Samas. Pada saat mereka bersemedi tersebut tiba-tiba muncullah kerbau hitam dari Pantai Samas yang akhirnya dipelihara dengan kerbau-kerbau lokal lainnya.

Kerbau hitam tersebut dipakai untuk membajak sawah pertanian. Tetapi anehnya setiap kali kerbau hitam itu merusak tanaman di sawah ladang yang dilewatinya, tanaman tersebut justru tumbuh subur. Sejak saat itu tanaman yang ada disana tumbuh subur dan mereka terbebas dari kemiskinan. Setelah beranak pinak maheso suro yang muncul pertama kali itu langsung menghilang secara misterius entah kemana. Warga setempat melaksanakan ritual tersebut sebagai tanda terimakasih kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang telah memberi rezeki di bumi dengan cara Upacara Kitab Tumuruning Maheso Suro dilanjutkan Labuhan Sedekah Laut.

Di sebelah timur Pantai Samas ini terdapat Pesona Pengklik Pantai Samas. Salah satu keunikan dari kawasan wisata Pengklik ini adalah Laguna air nya yang terbentu secara alami dikarenakan pertemuan dua sungai yang terdapat disana. Laguna air ini selain menjadi pemandangan yang menarik juga dimanfaatkan untuk kuliner apung, perahu, dan tempat memancing. Selain itu, fasilitas lainnya yang telah disediakan diantaranya seperti wahana bermain, gardu pandang, tambak udang, dan fasilitas lainnya.

Selain fasilitas yang disebutkan, kawasan Pengklik ini juga memiliki berbagai keindahan panorama, yaitu dari arah utara, kita bisa melihat hamparan sawah yang cukup luas. Dari arah timur kita bisa melihat pemandangan pegunungan gunung kidul yang membentang dari utara hingga ke laut. Lalu pada arah selatan kita bisa melihat Laguna air dan papan nama yang bisa dijadikan spot foto disana. Dari arah barat kita juga bisa melihat Laguna air yang dilengkapi dengan kuliner apung. Sedangkan di bagian tengah, terdapat sebuah mercusuar yang bernama mercusuar Patehan yang bisa kita gunakan untuk melihat segala arah dari atas. 

 

Lokasi :

Pantai Samas terletak di Sogo Sanden, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55763, Indonesia.

 

Rute menuju Pantai Samas:

Rute menuju Pantai Samas cukup mudah untuk dicapai. Jika anda dari pusat Kota Yogyakarta, ke arah selatan ke Jalan Brigjen Katamso, lalu jalan terus melewati Jalan Parangtritis, jalan terus sampai pertigaan jalan ke barat melewati Jalan Cepit-Tembi, sampai di pertigaan ke selatan melewati Jalan Bantul lalu jalan terus melanjutkan perjalanan menuju Jalan Samas. Jika sudah berada di Jalan Samas, ikuti terus jalan yang ada hingga anda akan sampai di Pantai Samas. 26,4 KM dari Pusat Kota Yogyakarta.

 

Tiket

  • Harga tiket masuk  Rp 4.000,-/orang
  • Biaya parkir di Pantai Samas yaitu:
    • Rp 2.000,- untuk motor
    • Rp 5.000,- untuk parkir mobil.

 

 

Source : https://wedangkopiprambanan.com/pengklik-pantai-samas-wisata-di-bantul-yang-asik-untuk-liburan-akhir-pekan/



Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

 

Taman Bambu Air Sermo , Sisi Lain Keindahan Waduk Sermo

SHORT DESC.

Taman Bambu Air , Kulon Progo

Ada satu tempat hits buat foto-foto bernama Taman Bambu Air Waduk Sermo, yang terletak di Hargowilis, Kokap, Kulonprogo.

Bagi wisatawan yang gemar foto selfie sebaiknya jangan melawatkan spot wisata yang satu ini.

Obyek wisata ini relatif baru karena mulai dibuka untuk umum pada tanggal 2 Juli 2016 yang lalu. Adalah masyarakat sekitar yang tergabung dalam koperasi Bumiaji yang memiliki ide membangun taman terapung.

Berada di area dermaga II waduk Sermo tepatnya di dusun Sermo Tengah, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, DIY, masyarakat sekitar membangun taman terapung yang sangat cocok untuk foto-foto.

Taman yang sudah beroperasi sejak pertengahan tahun 2016 lalu ini menggunakan drum dan bambu yang dibentuk sebagai tempat foto. Lengkap dengan kursi, ornamen dan juga sepeda.

Taman terapung ini dibangun di atas tong plastik yang dirakit menggunakan kerangka besi. Taman dibangun menggunakan material utama dari bambu. Layaknya taman pada umumnya, di taman terapung tersebut terdapat beberapa tanaman dalam pot.

Karena banyak menggunakan bambu, maka spot wisata ini diberi nama Taman Bambu Air Sermo. Di taman terapung ini juga terdapat sejumlah meja dan kursi yang juga terbuat dari bambu.

Waduk Sermo ramai dikunjungi pada pagi hari dan sore hari menjelang sunset. Keindahan waduk ini bertambah dengan instalasi bambu berbentuk taman bambu air dengan berbagai properti fotografi. Berada di tengah waduk, kamu akan diantar naik sampan untuk menuju ke sana. Sesampainya di taman bambu air, silakan foto-foto sepuasanya dengan perlengkapan di taman bambu. Ada kursi lincak di sana, ada sepeda dan juga ornamen yang membuat taman terapung ini terasa makin indah. Dan yang pasti sih, terdapat beberapa pot tanaman yang membuatnya mirip seperti taman.

Karena berada di tengah waduk yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter, sejumlah peralatan keselamatan, seperti tali dan pelampung selalu disediakan pengelola.

Tarif masuk wahana ini :

Rp 5.000/ per orang

Selain bisa foto-foto, di lokasi ini pengunjung juga bisa menikmati keindahan waduk Sermo yang dikelilingi hijaunya perbukitan Menoreh.

Karena pemandangannya yang indah, Taman Bambu Air Sermo ini juga cocok sebagai lokasi prewedding.

Sumber : Google 

Tebing Watu Mabur

SHORT DESC.

Tebing Watu Mabur

 

Bingung nyari tempat yang instragamable? Jogja tidak ada habisnya menyajikan tempat tempat yang indah salah satunya Tebing Watu Mabur Tempat ini sungguh sangat spesial bagi para penyuka foto selfie, karena menyuguhkan pemandangan yang sangat luar biasa yaitu berupa pegunungan seribu yang berada di wilayah Gunung Kidul disisi timurnya yang merupakan latar utama untuk foto. Sedangkan untuk bagian bawahnya terdapat persawahan berupa terasering yang merupakan model persawahan khas daerah pegunungan di Indonesia dan sungai oyo yang berkelok-kelok dan airnya berwarna kehijau-hijauan.

Kawasan Tebing Watu Mabur ini terbilang belum lama dikenal oleh masyarakat. Hal ini memang terjadi karena dahulu potensi wisata di kawasan Mangunan belum dikembangkan sedemikian rupa. Dahulu Kawasan Tebing Watu Mabur merupakan kawasan yang digunakan untuk perkemahan. Area perkemahannya sendiri cukup luas yang bisa menampung puluhan tenda besar.

Sampai sekarang kawasan perkemahannya masih ada, namun jarang digunakan untuk aktivitas perkemahan, karena di Yogyakarta begitu banyak spot untuk berkemah.

Mengunjungi Tebing Watu Mabur tidak lengkap jika tidak mencoba beberapa spot fotonya yang sekarang sangat hits. Spot foto yang paling terkenal ialah jalan raya / landasan pacu yang ujungnya tepat menghadap jurang. Sehingga ketika anda foto di tempat ini seperti sedang berada di jalan yang tidak berujung.

Spot foto jalan / landasan pacu inilah yang meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kawasan wisata Tebing Watu Mabur. Terlebih sekarang terdapat media sosial seperti Instagram yang dapat menge-bost suatu tempat wisata, jika menurut masyarkat tempatnya sangat bagus.

Selain spot jalan raya / landasan pacu, Tebing Watu Mabur ini juga memiliki spot lain yang lebih sederhana yaitu spot foto yang dirakit dari bambu. Jika anda merupakan fotografer yang hebat, maka anda dapat menciptakan foto yang indah di spot foto yang dirakit dari bambu ini, karena akan terlihat sangat alami.

Obyek wisata Tebing Watu Mabur ini adalah wisata foto alam, sehingga ada waktu khusus yang sebaiknya anda kunjungi. Tempat ini sangat tepat apabila anda kunjungi pada pagi hari saat matahari tiba (Sunrise), karena akan menciptakan gradasi warna yang apik saat anda foto. Sedangkan di sore hari juga bagus, karena saat matahari terbenam biasanya langit akan berubah dari kebiruan menjadi kemerahan sehingga sangat bagus apabila dijadikan background foto saat anda berfoto di Tebing Watu Mabur.

Selain menikmati keindahan pegunungan seribu maupun sungai oyo, anda juga dapat mengunjungi goa gajah yang terdapat di kawasan Tebing Watu Mabur dengan didampingi oleh seorang pemandu. Dinamakan goa gajah karena mulut goa ini lumayan besar.

Lokasi 

  • Untuk lokasi Tebing Watu Mabur tepatnya berada di Kawasan Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783.

Rute menuju Tebing Watu Mabur

Rute menuju Tebing Watu Mabur dari Kota Jogja pada dasarnya sangat mudah dijangkau karena lokasi wisata alam ini berada di kawasan Mangunan yang merupakan kawasan wisata yang sudah dikelola dengan cukup baik.

Untuk menuju Tebing Watu Mabur dari Kota Yogyakarta pertama anda harus menuju ke arah selatan melewati Jalan Imogiri Timur dan lurus terus sampai pertigaan Kantor Kecamatan Imogiri ambil arah kiri (timur). Kemudian setelah itu anda lurus sampai ada belokan menuju Mangunan (ikuti petunjuk arah). Lalu setelah itu jalan mulai naik dan ikuti terus jalan besar sampai ketemu pertigaan Puncak Mangunan Imogiri belok ke kanan. 

Tiket Masuk

  • Tiket masuk Rp 2.000,- 
  • Spot Foto Rp 3.000,- / spot 
  • Parkir Mobil Rp 5.000,-
  • Parkir motor Rp 2.000,-.

Source : https://travelingyuk.com/tebing-watu-mabur-di-bantul/111771/

Source : https://www.akutj.id/2017/05/tebing-watu-mabur-mangunan-bantul.html

Source : https://jogjaholic.com/7-cafe-paling-cozy-di-jogja/whatsapp-image-2017-10-12-at-13-30-47/



Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

The World Landmarks - Merapi Park Yogyakarta

SHORT DESC.

The World Landmarks - Merapi Park Yogyakarta

The World Landmarks Merapi Park adalah salah satu tempat wisata di Jogja terbaru yang wajib Anda kunjungi. Tempat wisata baru yang resmi dibuka tanggal 25 Juni 2017 ini menampilkan miniatur bangunan landmarks dunia dan dipadati pengunjung dari berbagai daerah setiap harinya. Merapi Park mengemas konsep mirip “The Small World” atau taman miniatur dunia yang ada di Banyumas Jawa Tengah yang memang disajikan bagi para pecinta fotografi dan selfie. Selain bisa berfoto di taman yang cukup luas, tempat ini bisa menjadi sarana edukasi bagi putra-putri Anda tentang pengetahuan bangunan-bangunan bersejarah dan terkenal di dunia.

Wahana di Merapi Park

Selain menghirup udara segar ala pegunungan, Anda bisa menikmati banyak wahana/spot foto keren yang kekinian dan hits seperti berikut :

1.Brandenburg Gate Berlin

Gambar terkait

Wahana/spot pertama yang akan Anda jumpai adalah miniatur monumen terkenal di Berlin, Jerman yaitu miniatur Brandenburg Gate. Spot ini berada di halaman depan saat Anda membeli tiket di loket.

2.Menara Miring Pisa (Leaning Tower of Pisa)

Gambar terkait

Salah satu spot miniatur bangunan terkenal di dunia yang bisa Anda ajak berfoto adalah Menara Miring Pisa. Bangunan yang asli ada di Kota Pisa, Tuscany, Italia. Dibangun tahun 1173 – 1372, tinggi 55,86 m dan berat 14,500 ton. Arsiteknya bernama Bonanno Pisano.

3.Big Ben London

spot foto di merapi park

Big Ben adalah nama Menara Jam Elizabeth di utara Westminster Palace, London. Nama ini diberikan tahun 2012 untuk merayakan 60 tahun dinobatkannya Ratu Elizabeth II. Akhirnya, nama Big Ben ditujukan untuk menara, jam dan bel nya.

Bangunan asli ada di Palace of Westminster, London, Inggris. Dibangun tahun 1843 – 1859, tinggi 96 m, arsiteknya bernama August Pugin.

Arsitek utama Westminster Palace adalah Charles Barry, khusus desain menara jam, jam dan bel adalah August Pugin.

4.Menara Eiffel (Eiffel Tower)

Hasil gambar untuk Menara Eiffel (Eiffel Tower) merapi park

Menara Eiffel di sini merupakan salah satu spot favorit para pengunjung untuk berfoto. Selain bangunan aslinya terkenal di penjuru dunia, bangunan ini mempunyai keunikan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Anda pun juga bisa menjumpai miniatur Menara Eiffel ini di beberapa tempat wisata lainnya seperti di Mangrove Kulon Progo dan lain sebagainya.

Bangunan asli ada di Champ de Mars, Paris, Perancis. Dibangun tahun 1887 – 1889, tinggi 324 meter dan berat 10,100 ton oleh arsitek Stephen Sauvestre &Gustave Eiffel.

5.Patung Liberty (Statue of liberty)

Hasil gambar untuk Patung Liberty (Statue of liberty) merapi park

Bangunan asli ada di Manhattan, New York, Amerika Serikat. Berlokasi di Pulau Liberty, pelabuhan New York. Dibangun tahun 1886, tinggi 93 meter oleh arsitektur Frederic Auguste Bartholdi.

Bangunan ini merupakan salah satu situs bersejarah dunia UNESCO dan menjadi monumen Nasional Amerika Serikat.

6.Kincir Angin Belanda

spot hits di merapi park

Spot kincir angin Belanda di sini termasuk salah satu spot favorit para wisatawan untuk berfoto. Selain unik dan menraik, Anda bisa berfoto dengan landmark ini dihiasi bunga-bunga tulip di sekitarnya. Bunga tulip di sini tidak asli ya, hanya hiasan berfoto saja.

7.Pagoda

pagoda merapi park

Pagoda merupakan bangunan suci/kuil beratap tumpuk-tumpuk yang banyak ditemukan di negara-negara yang umumnya beragama Buddha seperti Thailand dan Tiongkok.

8.New York Love Sculpture (Love)

spot baru merapi park

Spot New York Love Sculpture di Merapi Park adalah salah satu spot foto terbaru. Meski baru, banyak pengunjung berfoto di spot letter huruf 3 dimensi (LOVE) ala New York ini. Udah ke sini belum?

9.Tokoh Kartun Masha and The Bear

spot masha and the bear

Bagi Anda yang datang bersama putra-putri tersayang, bisa berfoto dengan tokoh kartun ini. Meski di dalam film terkenal nakal, ternyata juga banyak digemari para anak-anak.

10.Telepon Box dan Post Office Box London

Gambar terkait

Dua spot foto ini merupakan benda ikonik dari Inggris. Meski tidak ada sejarah yang spesial dari benda ini, pengunjung tetap banyak yang berfoto di spot ini.

11.Air Mancur

wahana di merapi park

Di tengah taman landmarks ini ada air mancur mini yang mungkin bisa Anda jadikan latar berfoto. Dimana saja sebenarnya bisa Anda jadikan lokasi berfoto karena memang tempat di sini cukup bagus.

12.Kids Waterpark & Replika Taman Satwa

kids waterpark merapi park

Wahana baru di Merapi Park yang seru untuk liburan keluarga kini bisa Anda coba hanya dengan membeli tiket wahana Rp 10.000 saja. Anda akan merasakan keseruan bermain dan berlibur bersama putra-putri tersayang.

13.Jemparingan

jemparingan merapi park

Wahana baru di Merapi Park ini bernama Jemparingan, yaitu tradisi panahan kuno kota Jogja yang dilakukan dalam posisi duduk bersila. Selain olahraga, Anda bisa mengolah rasa dengan ketenangan jiwa dan juga memfokuskan konsentrasi saat memanah.

Harga tiket Jemparingan Rp 10.000/orang, wahana ini hanya ada di hari Sabtu dan Minggu saja.

14.Burj Al Arab

Burj Al Arab

Ada miniatur baru lagi nih, udah foto di sini belum? Bangunan Burj Al Arab adalah hotel mewah sekaligus ikon khas Dubai. Kerennya lagi, bangunan ini adalah hotel tertinggi ke-3 di dunia. Susah berfoto dengan bangunan aslinya? Yuk ke sini aja.

15.Indian Village

indian village merapi park

Ini dia yang baru, Indian Village di Merapi Park. Anda bisa berfoto ala kampung Indian bersama anggota keluarga tercinta lengkap dengan perlengkapan dan aksesorisnya. Seru pastinya.

16.Spot Bingkai Love

spot love di merapi park

Saat Anda menuju ke lokasi taman utama, Anda akan melewati jalan dengan dihiasi spot love yang romantis.

17.Tulisan The World Landmarks

spot merapi park terbaru

Anda pun bisa berfoto dengan background tulisan The World Landmarks di taman ini. Itu artinya Anda sudah berkunjung di The World Landmarks Merapi Park.

Banyak spot foto unik dan keren kan di tempat ini. Selain spot di atas, ada spot lain yang bisa Anda ajak foto.


Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Pantai Bugel

SHORT DESC.

Pantai Bugel

Pantai Bugel adalah salah satu wisata alam yang berada di kawasan Panjatan, Kulonprogo. Perjalanan ke Bugel dari pusat kota Jogja, memakan waktu hampir 1,5 jam lebih. Dari arah kota Bantul, Bugel dapat dicapai dalam waktu kurang dari 1 jam (45 menit). Bugel sendiri terletak di jalur pantai Glagah dan pantai-pantai Kulon Progo. Letaknya di Panjatan, Bugel, Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Walaupun namanya masih terdengar sangat asing di telinga para wisatawan, nama ‘Pantai Bugel’ ternyata menyimpan banyak keindahan dan keunggulan yang tidak disangka-sangka oleh pemburu tempat wisata. Tidak seperti Pantai Wediombo, Pantai Indrayanti, maupun Pantai Pok Tunggal yang berada di Gunungkidul dan tentunya sudah banyak fotonya sudah berlalu lalang di berbagai sosial media, salah satunya Instagram.

Untuk menikmati kesepian di pantai ini Anda tak perlu merogoh saku. Selain tak ada tiket masuk atau retribusi, petugas parkirnya juga tak nampak. Meskipun relatif aman, Anda tetap perlu mengawasi kendaraan yang terparkir. Pantai Bugel layaknya pantai pribadi yang bisa membuat Anda benar-benar bebas. Bagi Anda yang membawa mobil harap berhati-hati karena jalanan sempit. Lebar jalan menuju pantai ini tak cukup untuk dua kendaraan yang berpapasan. Medan yang terjal dan berbatu tak disarankan untuk anda yang baru belajar mengemudi.

Di dalam area pantai ini memiliki banyak pohon cemara yang menjadi daya tarik sekaligus penambah unsur keindahan pantai. Pantai yang berlokasi di Kulonprogo ini walaupun belum banyak dijamah oleh wisatawan, pantai ini justru memberikan pesonanya yang tidak kalah dengan pantai di Jogja lainnya. Lokasi tepatnya berdekatan dengan Pantai Trisik dan Pantai Glagah.

Seperti halnya pantai-pantai lain di selatan Pulau Jawa, Jika anda berkunjung ke Pantai Bugel tak disarankan berenang atau mandi. Ombaknya yang tinggi dan menggulung bisa memakan korban jiwa. Selain itu tak ada tenaga paramedis dan Search and Rescue (SAR) yang siap siaga untuk menolong. Dulunya, Pantai Bugel terkenal karena pasir besinya dan sempat akan digunakan untuk penambangan. Saat ini pantai yang cocok untuk “menyepi” ini seperti terlantar dan tak terurus. Sampah-sampah yang berasal dari laut menumpuk di bibir pantai. Aroma menyengat datang dari biota laut yang mati dan membusuk. Pohon-pohon cemara udang (Casuarina equisetifolia) meninggi dan menyejukkan siang yang terik.

Pantai yang masih sangat terlihat asri ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk mencari ketenangan karena suasananya yang masih sangat sepi dan minim pengunjung. Apabila Anda ingin mengadakan acara seperti camping, tentu Anda dapat memilih pantai ini untuk menikmati kebersamaan bersama teman-teman maupun keluarga.

Namun yang perlu diperhatikan adalah ombak di pantai ini dapat terbilang besar, jadi Anda yang membawa buah hati harap untuk memberikan perhatian yang ekstra karena di pantai berpasir hitam ini tidak memiliki tim SAR yang dengan siaga menolong.

Harga Tiket Masuk di Pantai Bugel Free

Tarif Parkir :

- Rp 2.000/ Untuk kendaraan roda dua

- Rp 5.000/ Untuk kendaraan roda empat

Rute Lokasi Pantai Bugel

Dari Jogja Menuju Jalan Bantul – Jalan Srandakan – Ketemu Jembatan Progo – Di lampu merah Brosot ambil kiri ke arah Glagah, Purworejo – ikuti jalan sekitar 20 menit sampai ketemu tanda jalan ‘Pantai Bugel’ di kiri jalan, ambil kiri, ikuti jalan aspal (cukup rusak naik turun) – sampai pertigaan ambil kiri ke arah tempat pelelangan ikan.

Jalur Alternatif:

Dari Lampu merah Brosot (Setelah Jembatan Progo) – Ambil Kiri – Lewat Pantai Terisik– Masuk Kawasan Pantai (bayar retribusi di TPR) – Ikuti Jalan aspal pinggir pantai Lurus sampai ke lokasi. (Jalan Aspal Lurus Pinggir Pantai Trisik – Bugel bergelombang naik turun)

Pantai Bugel hanya menawarkan sebuah ketenangan yang bisa dinikmati di sebuah area ombak pantai.

Bahkan pantai ini seringkali dipilih oleh pengunjung yang memang ingin benar-benar menikmati suasana pantai yang sepi dan bebas dari keramaian. Salah satu keunggulan pantai di pesisir Kulongprogo ini tidak banyak orang berjualan, tidak banyak orang berebutan untuk selfie, dan juga area pantai yang tidak kotor karena sampah makanan yang dibuang sembarangan.

Sumber : Google

Pasar Klithikan, Tempat Seru Beburu Barang Unik dan Antik

SHORT DESC.

Pasar Klithikan, Tempat Seru Beburu Barang Unik dan Antik

Pasar Klithikan Pakuncen memang menjadi primadona pasar barang bekas di Jogja. Pasar ini menawarkan tidak hanya barang bekas, namun juga barang antik

Stonehenge Cangkringan

SHORT DESC.

Stonehenge Cangkringan

Stonehenge Cankringan merupakan tempat wisata peninggalan zaman purba. Jadi kalau kamu datang kesini tak hanya melihat patung manusia purba di zaman pra sejarah tetapi juga tempat fotonya yang sangat bagus. Konon katanya Stonehenge ini merupakan bebatuan erupsi gunung merapi tahun 2010 silam. Pokoknya tempat ini cocok untuk kamu ingin mengenal lebih dekat dengan zaman prasejarah. Setiap spot di tempat ini sangatlah bagus buat foto-foto. Tak heran jika tempat ini mampu menarik perhatian para wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Hasil gambar untuk stonehenge cangkringan

Wisata di Stonehenge Cangkringan memang mirip dengan bangunan di luar negeri. Maka tak heran jika ini menjadi daya tarik, khususnya buat kamu yang suka foto dan membagikannya di social media. Stonehenge di cangkringan berbentuk melingkar, jadi kamu bisa foto di tengah-tengah Stonehenge ataupun di salah satu sisi. Kalau cuaca sedang cerah, hasil fotonya bisa langsung berlatar belakang gunung merapi.

Selain tingginya dinding tembok bebatuan, di lokasi ini kamu juga bisa menikmati pemandangan di sekitarnya. Ya, meskipun hanya terletak di tanah lapang kosong, namun jangan kuatir dengan keindahan yang ditawarkan. Sementara itu, untuk kamu yang ngaku anak muda hits jaman now, maka tempat wisata Stonehenge Cangkringan begitu rekomended untuk dijadikan sebagai spot foto yang kekinian banget. Dijamin foto-foto yang kamu hasilkan di sana akan terlihat intagrameble banget.

Hasil gambar untuk stonehenge cangkringan

Lokasi Stonehenge Cangkringan

Untuk kalian yang ingin berfoto di tempat kekinian ini maka tak ada salahnya mampir dulu sebentar. Nah, untuk Lokasi stonehenge cangkrimgan sendiri berada di kawasan The Lost World Castle di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Lokasinya tak begitu jauh dari pusat Kota Jogja, cukup menempuh perjalanan selama 30 menit kamu sudah sampai di lokasi ini.


Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Bunker kaliadem Merapi

SHORT DESC.

Bunker Kaliadem Merapi

Menyambangi kawasan Sleman, Yogyakarta belum lah lengkap jika melewatkan Bunker Kaliadem. Ya, destinasi wisata Bunker Kaliadem memang bukanlah tujuan yang biasa dikunjungi.

Alasannya, tentu karena Bunker adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai perlindungan jika bencana gunung meletus terjadi. Namun, meskipun sebagai tempat mengungsi sementara, pemandangan di sekitar Bunker Kaliadem sangat memanjakan mata, hingga para pengunjung serasa dininabobokan.

Hasil gambar untuk bunker kaliadem

Saat berada di sekitar Bunker Kaliadem wisatawan akan ditakjubkan dengan gagahnya Gunung Merapi, yang bahkan nampak sekali hijau pohonnya dengan garis-garis alur pohon yang nampak menghitam, belum lagi permukaan gunung yang sesekali ditutupi kabut, indah! Kawasan asri nan sejuk pun seakan menetralisir tanah yang padahal gersang dan banyak bebatuan vulkanik.

Gambar terkait

Lokasi Bunker Kaliadem

Dari Kota Yogyakarta, tempat ini berjarak sekitar satu jam perjalanan menggunakan roda empat. Namun kendaraan pribadi hanya diperbolehkan hingga Desa Kinahrejo. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan menyewa jeep yang dapat memuat 6 orang, menyewa trail, atau naik ojek. Secara administratif Bunker Kaliadem berada di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.


Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Eksotisme, Embung Banjaroya Kulon Progo

SHORT DESC.

Embung Banjaroya Kalibawang

Embung Banjaroya Kalibawang adalah tandon air atau waduk berukuran kecil pada lokasi pertanian yang bertujuan untuk menampung kelebihan air hujan dimusim penghujan dan pemanfaatannya pada musim kemarau untuk berbagai keperluan baik di bidang pertanian maupun kepentingan masyarakat banyak.

Pembentukan embung pada dasaranya adalah untuk mengairi lahan pertanian terutama pada musim kemarau, manfaat lain dari embung adalah dibidang perikanan yang bisa dijadikan untuk kolam pemeliharaan ikan dan sebagai persediaan minuman ternak maupun untuk keperluan rumah tangga.

Pembangunan Embung Banjaroya juga difungsikan untuk menjaga kekuatan tanah agar tidak terjadi longsor ketika memasuki musim penghujan. Melihat strukutur tanah di daerah Kalibawang rentan terhadap longsor, embung ini memiliki fungsi sebagai penahan laju air serta menjaga kekuatan tanah.

Lokasi embung yang memiliki ukuran 60x80 meter tersebut berada di wilayah perbukitan Menoreh yang membentang di barat Yogyakarta.

Selama perjalanan anda akan ditemani area perbukitan yang hijau. Lokasi embung berada tepat dipinggir jalan.

Sesampainya di embung anda akan disambut dengan patung duren yang cukup besar.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Kulonprogo embung tadah hujan tersebut berkapasitas hingga 10 ribu meter kubik air. Embuk Banjaroya memiliki luas 60 x 80 meter dan mampu menampung mencapai 8 ? 10 ribu meter kubik air. Air dari embung tersebut bisa mengairi hingga 30 hektar kebun durian yang berada di wilayah tersebut ketika memasuki musim kemarau, selain itu debit air di musim kemarau bisa sampai 2.000 meter kubik untuk stabilisasi waduk dan mengairi kebun disekitarnya.

Embung Banjaroya bisa mengairi hingga 30 hektar kebun durian yag ada di wilayah tersebut saat musim kemarau.

Karena berada di ketinggian, pengunjung bisa menyaksikan hijaunya wilayah perbukitan Menoreh dari area embung.

Jika cuaca sedang cerah, anda bisa menyaksikan gunung Merapi dan Merbabu bediri dengan gagah di sisi utara.

Yang Menarik Di Wisata Alam Embung Banjaroya :

- Di embung ini terdapat patung durian raksasa,sebagai simbol hasil pertanian daerah tersebut. Namun buah durian bisa didapat waktu pas musim buah durian. Patung buah durian ini sering dijadikan spot foto oleh para pengunjung.

- Selain patung durian raksasa,ada juga waduk mini yang dikelilingi oleh gazebo untuk menikmati pemandangan sekitar waduk.

Tiket masuk di Embung Banjaroya :

- Tiket masuk tempat : Gratis

- Tiket Parkir Mobil : Rp. 5000,-

- Tiket Parkir Motor : Rp. 2000,-

Embung Banjaroya juga digunakan sebagai tempat budidaya ikan, seperti ikan nila dan ikan mas.Pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan tersebut dengan membeli pakan ikan seharga Rp.2 ribu yang dijual oleh warga sekitar.

Lokasi :

Tempat wisata alam Embung Banjaroya ini berlokasi Dusun Tonorogo,Desa Banjaroya, Jalan Kalibawang-Sendang Sono, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Tepatnya di perbukitan Menoreh.

Jika dari pusat kota Yogyakarta, untuk sampai lokasi embung anda bisa melewati jalan Godean lurus ke barat hingga menyeberangi sungai Progo dan menemukan lampu merah Kenteng.

Dari lampu merah tersebut belok kanan menuju arah Magelang hingga sampai Rest Area Pasar Bendo dusun Potronalan. Dari pasar tersebut belok kiri, dari sini embungnya berjarak kurang lebih 3 kilometer.

Pembangunan embung ini juga bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai agrowisata durian serta memperbanyak ikon pariwisata di wilayah Kulon Progo. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menjadi kawasan penunjang objek wisata yang sudah ada, yaitu Sedangsono dan Suroloyo.

Sumber : google

KAMPUNG EDUKASI WATU LUMBUNG

SHORT DESC.

KAMPUNG EDUKASI WATU LUMBUNG


Mau Liburan yang bermanfaat dan berkualitas? Kepenatan dalam bekerja atau beraktifitas akan hilang jika kita berwisata. Berwisata tidak perlu mengeluarkan banyak uang, ya meskipun harus keluar uang banyak pasti akan terbayar dengan suasana hati yang kembali ceria. Waktu yang berkualitas bersama orang –orang terkasih akan membuat waktu liburan anda lebih bermakna, apalagi jika selain untuk menghibur hati juga bisa memberikan edukasi. Kampung Edukasi Watu Lumbung bisa jadi pilihan untuk liburan. Berlokasi di Bukit Parangtritis, Kretek, Bantul, Yogyakarta, Watu Lumbung menawarkan keindahan pemandangan khas pinggiran Yogyakarta sekaligus wisata edukasi yang tak terlupakan.

 

Kampung Edukasi Watu Lumbung didirikan tahun 2003 oleh Muhammad Boy Rifai yang sejak awal ingin memberdayakan dan membantu perekonomian masyarakat sekitar melalu sector pariwisata. Kawasan ini memiliki beberapa area seperti area outbond, perpustakaan, warung santai, taman bermain anak, flying fox, dan sebagainya.

Kampung Edukasi Watu Lumbung didirikan di tengah area perkebunan pohon jati. Konsep alam juga melekat di kontruksi bangunan di kawasan ini. Penggunaan bambu digunakan untuk membuat gubuk santai diantara pohon-pohon jati. Beberapa bangunan berupa rumah pohon dibuat hingga tiga lantai dengan batang pohon jati yang masih hidup sebagai tiang penopangnya. Dari sini, pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan dari atas bukit.

Pengunjung bebas memilih warung sambil menikmati dari warung-warung yang ada. Beberapa warung yang ada di Kampung Edukasi Watu Lumbung antara lain Kedai Wedangan, Pusat Sate Kiloan, Lembayung, Kedai Susu, dan Alas Kuliner.

Salah satu daya tarik Kampung Edukasi Watu Lumbung adalah gardu pohon yang dibangun di salah satu pohon jati. Konsep gardu pohon ini meniru dengan gardu pohon yang ada di Kalibiru Kulon Progo. Keamanan dan keselamatan juga tidak luput dari pengawasan pengelola. Dari atas gardu pohon, pengunjung bisa menikmati pemandangan liukan Kali Opak dan Jembatan Opak yang ikonik.

Selain tempat nongkrong, disini pengunjung juga diajak melakukan penghijauan dengan penanaman pohon di sekitar Bukit Watu Lumbung. Selain itu, pengunjung juga bisa menyumbangkan buku bacaan di perpustakaan yang ada disini. Dengan menyumbangkan buku bacaan minimal 3 buah, pengunjung akan mendapatkan penghargaan berupa makanan, minuman, atau souvenir gratis.

Waktu paling pas mengunjungi Kampung Edukasi Watu Lumbung adalah saat sore hari karena pengunjung bisa menyaksikan indahnya senja di ufuk barat dari atas bukit.

Lokasi 

  • Jalan Panglima Sudirman, Parangtritis, Kretek, Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55772

Harga Tiket

  • Saat weekday, harga tiket masuk Watu Lumbung adalah Rp5,000.00. Sementara saat weekend, harga tiket masuk Watu Lumbung adalah Rp5,000.00. Harga weekday umumnya berarti hari Senin-Jumat, sementara weekend Sabtu dan Minggu.

**Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Cara menuju Kedai Wedangan Watu Lumbung

Dari jembatan Kretek Jalan Parangtritis, sebelah selatan jembatan terdapat pertigaan, anda hanya perlu belok ke timur sekitar 500 meter. Kemudian terdapat pertigaan belok ke kanan (ada papan Watu Lumbung), ikuti jalan sekitar 100 meter, Kedai Wedangan berada tepat di sebelah kanan jalan. Anda harus berhati-hati ketika menuju kedai ini karena jalan yang menanjak dan curam.

 Source : https://eksotisjogja.com/wisata-asik-kampung-edukasi-watu-lumbung/

Source : https://www.paketwisatajogja.info/asiknya-berwisata-sekaligus-belajar-di-watu-lumbung-jogja.htm 

Source : https://wiratourjogja.com/kampung-edukasi-watu-lumbung/ 

 


Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

Museum Sonobudoyo

SHORT DESC.

Museum Sonobudoyo merupakan museum sejarah dan kebudayaan Jawa dan termasuk bangunan arsitektur klasik Jawa. Museum ini menyimpan koleksi budaya dan sejarah Jawa yang dianggap paling lengkap setelah Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta

Candi Sambisari, Candi Yang Sempat Terpendam Tanah

SHORT DESC.

Candi Sambisari

Candi yang memiliki letak lebih rendah 5-6 meter di bawah permukaan tanah disekitarnya. Dengan demikian jika anda mengunjungi Candi Sambisari ini anda harus melewati puluhan anak tangga yang tersusun rapi menuju bangunan kompleks candi. Candi Sambisari ini merupakan candi terbesar di Yogyakarta yang letaknya berada di bawah permukaan tanah disekitarnya.

Bagaimana Candi Sambisari dapat berada di bawah permukaan tanah disekitarnya? Jawabannya yaitu awal mula ditemukan candi ini adalah ketika seorang petani bernama Karyowinangun yang sedang mencangkul di sawah dan cangkulnya mengenai batu keras yang memiliki ukiran atau pahatan dipermukaannya. Batu itupun kemudian diteliti oleh Dinas Kepurbakalaan dan ditemukanlah bahwa batuan tersebut merupakan batuan dari komponen suatu candi. Setelah ditemukan fakta bahwa batu tersebut merupakan komponen batuan candi, area penemuan candi tersebut kemudian dilakukan evakuasi dan penggalian lebih lanjut. Butuh waktu yang cukup lama untuk proses evakuasi, penggalian hingga pemugaran yaitu tak kurang dari 20 tahun. Candi tersebut diberi nama sesuai nama desa candi tersebut ditemukan yaitu Candi Sambisari.

Candi Sambisari terdiri dari kompleks candi induk dan 3 candi pewara atau candi pendamping dengan dikelilingi pagar batu 2 lapis. Untuk memasuki area candi terdapat 4 pintu masuk. Sepintas lihat Candi Sambisari menyerupai kastil batu yang terletak di tengah taman. Rumput yang tumbuh teratur di pelataran candi laksana permadani hijau yang indah.

Selain dinikmati dari pelataran, keindahan Candi Sambisari yang posisinya lebih rendah dari permukaan tanah sekitar ini juga bisa dilihat dari ketinggian. Puas menikmati pesona Sambisari, wisatawan bisa mampir ke museum mini untuk mengetahui rangkaian sejarah eskavasi candi.

Lokasi Candi Sambisari

Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY. Jarak dari Kota Yogyakarta hanya sekitar 12 km arah timur, atau kira-kira 4 km sebelum Kompleks Candi Prambanan. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan menelusuri jejak sejarah Candi Sambisari cukup membayar retribusi Rp 3.000 per orang.

Lokasi dan Akses Menuju Candi Sambisari

Candi Sambisari berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Dari Kota Yogyakarta candi ini berjarak sekitar 12 km arah timur. Untuk mencapai Candi Sambisari kamu bisa menyusuri Jalan Raya Jogja – Solo. Sesampainya pertigaan Bandara Adi Sutjipto kamu masih harus lurus terus. Begitu menjumpai pertigaan dengan penanda Gedung Balai Diklat Keuangan Yogyakarta silahkan belok kiri menuju utara. Tak sampai 10 menit kamu akan tiba di Candi Sambisari yang terletak di area perkampungan warga.

Harga Tiket dan Jam Buka Candi Sambisari

  • Harga tiket: Rp 3.000 per orang
  • Jam Buka: 08.00 – 16.00 WIB

Pantai Baru – Baru Beach

SHORT DESC.

Pantai Baru – Baru Beach

PANTAI, tidak jarang para wisatawan domestic ataupun mancanegara yang berkunjung ke Jogja memilih ke Pantai. Hal ini dikarenakan sepanjang Jogja bagian selatan merupakan pantai. Bantul merupakan akses utama menuju pantai bagian selatan jogja selain ke Pantai Parangtritis. Pantai Baru, yap sesuai namanya Pantai Ini Baru Karena masih dikembangkan meskipun sudah lama, namun pemerintah kabupaten Bantul terus mengembangkan Pantai ini agar menjadi pantai yang menjadi tujuan wisata parawisatawan yang mengesankan.

 

Pantai Baru sebenarnya pengembangan dari pantai-pantai di sebelahnya. Awalnya, karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota, kawasan ini kurang dilirik. Otomatis, infrastruktur yang tersedia pun sangat minim.

Pantai baru hadir dengan menawarkan segudang pesona yang mungkin tidak dimiliki oleh tempat lain. Salah satunya adalah wisata edukasi yang bisa dinikmati. Luas lahannya yang mencapai 4000 meter persegi, membuat tempat ini mampu menghadirkan wisata edukasi yang cukup menarik.

Disini, wisatawan akan disuguhkan dengan beberapa energi terbarukan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah. Seperti diketahui, usia planet ini sudah cukup tua dan semua energi yang telah disediakan alam sedikit demi sedikit mulai menghilang. Oleh karena itu, perlu adanya energi yang baru untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat.

Pantai ini merupakan tempat tujuan yang sangat cocok untuk keluarga selain tempat yang menyenangkan juga merupakan tempat edukasi yang secara langsung bisa menginspirasi. Wisata eduksi pertama adalah pembuatan biogas. Tepat berada di jalan masuk Pantai Baru. Ada kandang ternak dan pembuatan Biogas. Wisatawan bisa mengelilingi kandang sembari memberikan mereka makan. Atau melihat biodigester dan genset biogas.

Kincir Angin mendengar nama ini pasti wisatawan akan membayangkan sebuah kincir angin seperti yang ada di negeri Belanda. Ada benarnya, dan juga tidak. Karena, kincir angin disini tidak memanfaatkan air sebagai sebuah energi. Melainkan tenaga ngin yang akan dirubah menjadi energi hybrid. Disini pun tersedia panel surya yang berfungsi merubah tenaga matahari menjadi daya kebutuhan. Tenaga kincir angin ini biasanya digunakan untuk memasok kebutuhan listrik warung-warung yang berada di kawasan ini. Terutama bagi warung-warung yang menghasilkan es batu untuk pengawet ikan. Wisatawan pun bisa melihat proses pembuatan es batu tersebut.

Biasanya, disini wisatawan banyak yang mengambil gambar pantai baru yang tidak dimiliki oleh pantai lain. Jadi, jangan lupa untuk mengabadikannya. Amat disayangkan bila pemandangan kece ini dilewatkan begitu saja.

Source : https://www.tempatwisatamu.com/destinasi-wisata-pantai-baru-yogyakarta.html

Source : http://setapakpesona.blogspot.com/2016/02/pesona-pantai-baru-bantul-yogyakarta.html 

Harga Tiket Masuk di Pantai Baru

Untuk dapat mengakses ke dalam kawasan Pantai Baru, pengunjung dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 4.000,-  setiap orang dari pintu masuk. Biaya ini sudah dapat digunakan untuk akses ke pantai lainnya yang berdekatan dengan Pantai Baru. Pantai yang berada 30 km dari pusat Yogyakarta ini dapat ditempuh dengan perjalanan darat hanya selama kurang lebih 45 menit hingga 1 jam.

Perjalanan yang ditempuh sudah sangat lancar karena jalanan menuju ke destinasi wisata sudah mulus dan beraspal. Renovasi jalan ini tentu mempermudah para wisatawan yang hendak berkunjung dan berwisata ke tempat tersebut.

Lokasi 

Lokasinya ada di Desa Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul Yogyakarta

Rute Menuju Lokasi Pantai Baru

Untuk menuju Pantai Baru, Anda dapat berangkat dari pusat Yogyakarta menuju ke selatan dan mengambil ke arah Jalan Bantul. Dari Jalan Bantul menuju ke bundaran Srandakan yang menghubungkan Bantul dengan Kulonprogo, lalu ambil jalan ke kiri dan lanjutkan perjalanan ke selatan. Dari titik itu akan terlihat papan jalan yang akan menunjukkan Anda menuju ke Pantai Baru dan Pantai Kuwaru. Lalu Anda ambil petunjuk yanga mengarah ke Pantai Baru.

Dari petunjuk jalan di sepanjang perjalanan Anda sudah akan sangat membantu karena destinasi wisata ini sudah mulai dikelola dengan baik, tentunya untuk mengakses ke lokasi tersebut dapat terbilang mudah. Saat sudah tiba di pintu masuk pantai, Anda sudah akan terlihat ujung dari mercusuar yang terlihat di sela-sela tanaman cemara laut dan bakau.

Sumber : Google


Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

 

 

PANTAI DRINI: Pantai dengan Pulau Karang Cantik

SHORT DESC.

Rencanakan liburan kalian seindah mungkin bersama kami Aldebaran Homestay

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Bisa rombongan ^^

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Best Regards,

Aldebaran Homestay

--------------------------------------------

 

PANTAI DRINI

Pantai dengan Pulau Karang Cantik

 

Pantai Drini merupakan salah satu pantai indah yang dimiliki Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk mencapai Kabupaten Gunung Kidul diperlukan waktu sekitar dua jam dari Yogyakarta. Saat ini Kabupaten Gunung Kidul sedang menjadi pembicaraan orang banyak karena terkenal akan keindahan alam yang dimilikinya.

Pantai Drini yang menjadi salah satu keindahan alam yang dimiliki Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul saat ini menjadi tujuan utama wisatawan yang datang. Karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari Yogyakarta saat ini Pantai Drini sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan yang tak hanya datang dari dalam negeri bahkan wisatawan mancanegara sudah mulai berdatangan untuk menikmati keindahannya.

http://www.aldebaranhomestay.com/image-product/img2426-1548644845.jpgSumber: http://www.aldebaranhomestay.com/image-product/img2426-1548644845.jpg

Karena keindahannya bahkan para wisatawan rela merogoh kocek lebih banyak hanya untuk datang kembali ke pantai yang memiliki pasir putih ini. Para wisatawan yang datang selain dapat menikmati keindahan pantainya di pantai ini menyediakan berbagai jenis masakan laut yang tersedia di pasar ikan, warung makan serta warung yang menyediakan makanan-makanan olahan laut lainnya. Ikan-ikan yang menjadi bahan masakan merupakan hasil tangkapan nelayan yang ada di Pantai Drini, oleh karena itu ikan-ikan yang tersedia umumnya masih sangat segar.

Di Pantai Drini pembeli dapat memilih jenis ikan yang akan dihidangkan beserta ukuran dan bumbu masakan yang nantinya akan dihidangkan. Setelah memesan para wisatawan dapat menentukan tempat, tetapi disini para wisatawan akan diajak menikmati masakan sembari menikmati suara gemuruh ombak, pemandangan pantai, hembusan kencang angin pantainya dan hamparan pasir putih yang membentang luas sepanjang pantai. Beberapa gazebo beratap ilalang sudah tersedia sebagai tempat menikmati keindahan pantai ini. Jika berlibur bersama keluarga alangkah baiknya untuk selalu mengamati buah hatinya karena ombak di Pantai Drini tidak terlalu bersahabat.

Sumber: https://media.travelingyuk.com/wp-content/uploads/2018/08/Pantai-Drini.jpg

Keistimewaan pantai ini adalah adanya pulau karang kecil yang terletak di tengah pantai. Berdasarkan anggapan orang-orang di sekitar pantai bahwa di pulau tersebut banyak ditemukan santigi (Pemphis Acidula) atau masyarakat sekitar menyebutnya dengan istilah Drini. Hal tersebut yang menjadikan pantai ini disebut dengan istilah Pantai Drini. Ketika laut surut wisatawan dapat pergi dengan leluasa ke pulau karang tersebut hanya dengan menaiki anak tangga yang terbuat dari susunan kayu yang telah tersusun rapi. Dengan anak tangga tersebut para wisatawan dapat menaiki puncak pulau karang. Dari puncak pulau karang wisatawan akan disuguhi seluruh keindahan Pantai Drini yang akan terlihat lebih jelas hanya dengan mata telanjang.

Pulau karang yang terletak di tengah Pantai Drini seolah-olah membagi dua sisi pantai ini menjadi sisi Timur dan Barat. Pembagian kedua sisi ini menjadikan pantai ini memilki dua karakter berbeda, yaitu sisi satunya menggambarkan karakter lembut, tenang dan damai sedangkan sisi lainnya menggambarkan sesuatu yang keras, garang dan bergejolak. Hal ini pula yang menjadikan pantai ini terlihat unik. Tentunya dengan ini wisatawan yang datang akan mengerti sisi yang mana yang akan digunakan jika akan bermain-main dan bercengkrama dengan air laut.

Sumber: http://jalankuseru.com/wp-content/uploads/2018/07/Drini-2-1024x576.jpg

Sumber: http://wisataku.net/wp-content/uploads/2015/09/Pantai-Drini-Wonosari-Gunungkidul.jpg

Pule Payung

SHORT DESC.

Indahnya Pemandangan Pule Payung

Pule Payung adalah obyek wisata baru yang terletak di Dusun Soropati Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pule Payung memang tak setenar Kali Biru Kulon Progo. Namun obyek wisata baru ini tak kalah asyiknya dengan berbagai fasilitas permainan yang bakal membuat anda tak akan kecewa.

Tempat wisata ini menyajikan panorama Waduk Sermo yang biru mempesona dilihat dari ketinggian, alam di sekeliling yang hijau, dan gugusan perbukitan menoreh yang menakjubkan. Memang tempat ini begitu bagus seperti Kalibiru yang menyajikan keindahan alam Waduk sermo, hanya saja fasilitas yang diberikan bakalan beda karena tiap tempat wisata memiliki ciri khas masing-masing untuk menarik wisatawan.

Pule Payung sebenarnya bisa dibilang menjadi wisata untuk mencari dokumentasi foto indah-indah. Wisata di Pule Payung memberikan spot-spot yang asik bakalan keren foto di instagrammu dengan hasil foto yang telah dihasilkan dari tim fotografer Pule Payung.

Objek wisata Pule Payung bisa menjadi alternatif karena Kali Biru saat ini sudah terlalu banyak pengunjung. Bahkan anda harus antri untuk masuk dan menikmati berbagai fasilitas yang ada. Karena itu tak ada salahnya mencoba berkunjung ke pule Payung dan menikmati fasilitasnya yang tak kalah serunya dibandingkan dengan yang ada di Kali Biru. Apalagi keduanya berada di atas ketinggian Bukit Menoreh sehingga memiliki banyak kesamaan fasilitas.

Fasilitas Pule Payung

Apa saja sih yang menarik di Pule Payung? Ada banyak spot menarik yang bisa anda pilih di lokasi ini. Yang paling popular adalah jembatan surga dan papan gardu pandang di atas ketinggian. Papan gardu pandang ini berbentuk heksagonal sehingga seperti papan yang diletakkan di awan. Dari tempat ini anda bisa menikmati cakrawala kehijauan maupun pesona Waduk Sermo dari kejauhan, seperti yang selama ini bisa anda dapatkan di Kali Biru.

Keunikan lain dari Pule Payung yang juga cukup popular adalah bersepeda di atas awan. Ha..kok bisa? Begitu mungkin respon anda. Ya bisalah karena fasilitas ini berupa sting kawat yang dibentangkan antar pohon dimana anda bisa naik sepeda sambil bergelantungan di kawat. Berfoto dengan sepeda di awan akan membuat anda terlihat eksotis bukan?!

Selain itu anda juga bisa menikmati beragam fasilitas seru lainya, seperti lolipop, wolu, ataupun melayang dengan flying fox. Jangan lupa menyiapkan kamera untuk mengabadikan berbagai momen dan aksi seru di obyek wisata Pule Payung yang sangat instagramable.

Meskipun relative baru, namun destinasi wisata ini juga cukup lengkap dengan sarana lainnya, seperti mushola, gazeboo, serta warung makan. Didukung keindahan alam dan sejuknya udara di Pule Payung membuat liburan anda akan terasa sangat mengesankan.

Untuk masuk ke tempat wisat aPule Payung anda akan diminta biaya tiket sebesar adalah Rp. 5.000.

Harga Menikmati Spot di Pule Payung

- Spot Wolu : Rp.15.000,-/orang (belum termasuk jasa foto)

- Spot Angkasa : Rp.15.000,-/orang (belum termasuk jasa foto)

- Flying Fox : Rp.30.000,-/orang (free 3 file foto)

- Jembatan Syurga : Rp.10.000,-/orang (belum termasuk jasa foto)

- Spot Lollipop : Rp.10.000,-/orang (belum termasuk jasa foto)

Foto yang di hasilkan dari fotografer Pule payung bisa diambil di gate pengambilan dokumentasi apabila anda sudah akan pulang, gate berada tak jauh dari pintu keluar.

Rute Lokasi :

Anda bisa melewati Waduk Sermo sebelah timur akan ada jalan menanjak menuju Pule Payung atau Kalibiru, karena 2 wisata ini memiliki jalur yang sama.

Untuk menuju lokasi ini harap menggunakan kendaraan yang prima. Jalan menuju wisata ini cukup menegangkan karena tanjakan yang diberikan tidak habis-habis dan yang pasti kalau turun bakalan turunannya sangat curam. Jadi siapkan semaksimal mungkin kendaraan anda agar tidak terjadi apa-apa selamat berangkat dan pulangnya.

GOA JOMBLANG: Cahaya Surga di Perut Bumi

SHORT DESC.

Rencanakan liburan kalian seindah mungkin bersama kami Aldebaran Homestay

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Bisa rombongan ^^

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Best Regards,

Aldebaran Homestay

--------------------------------------------

 

GOA JOMBLANG

Cahaya Surga di Perut Bumi

 

Goa Jomblang merupakan gua vertikal yang bertipe collapse doline. Goa ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Itulah yang membuat unik karena di dalam goa terdapat luas mulut goa sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang.

Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman goa yang gelap gulita. Air yang menetes dari ketinggian turut mempercantik pemandangan. Tidak salah jika banyak orang terkagum-kagum datang ke sini ketika menyaksikan lukisan alam yang dikenal dengan istilah "cahaya surga".

Sumber : https://camerawisata.com/wp-content/uploads/2018/12/Screenshot_197.png

Oh iya untuk masuk ke goa ini ada beberapa jalur yang wisatawan bisa lalui. Diantara jalur Goa Jomblang yang bisa di lalui dengan berjalan kaki memilki kedalaman 15 meter.

Pemandangan di dalam gua pun sangat berbeda jauh dengan di luar goa. Bisa di bilang didalam gua ini sangat cantik karena banyak tumbuhan dan ornamen gua yang menghiasi, diantaranya tumbuhan paku ornemen, batu kristal, stalaktit, serta stalagmit.

Selain itu di dalam gua jomblang ini juga ada sungai yang mengalir deras. Dari dalam gua ini banyak cahaya yang masuk dari celah maupun mulut goa sehingga membentuk mahakarya yang menakjubkan.

Sumber: https://www.mldspot.com/sites/default/files/field/image/Goa-Jomblang-Yogyakarta-3.jpg

Terbentuknya Goa Jomblang ini karena adanya perlarutan dan peruntuhan lapisan batu gamping yang berumum sekitar 15 – 30 juta tahun. Memiliki kedalaman 60 meter yang bergaris tengah 50 meter ke dasar lubang atau di sebut Sumuran. Sumuran ini ini terhubung dengan lorong mendatar yang berakhir di Luweng Grubug.

Luweng Grubug sediri adalah sumuran tunggal yang memiliki kedalaman 90 meter, merupakan sumuran terdalam di pulau jawa. Tak hanya itu ada aliran sungai bawah tanah yang menjadi daya tarik lain pada wisata Goa Jomblang ini.

Sumber: https://merahputih.com/media/2016/02/17/INDOd6b4zF1455692700.png

Harga Tiket Masuk ke Goa Jomblang

Rp 450.000,- sampa Rp 1.000.000,-

Memang tergolong mahal untuk harga tiket, karena kamu harus menyewa pemandu serta peralatan yang tak sedikit.

Lalu untuk harga parkir satu motor akan dikenakan tarif Rp. 3000.

Sumber: https://camerawisata.com/goa-jomblang-gunung-kidul-yogyakarta/

 

Lokasi Goa Jomblang Gunung Kidul

Untuk lokasi Goa Jomblang ini berada di Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta . Waktu tempuh dari Kota Yogyakarta ke tempat wisata ini kurang lebih 1,5 jam perjalanan.

Untuk rute ke Goa Jomblang yang bisa kamu ambil adalah melalui Jl. Wonosari – Piyungan – Patuk – kemudian menuju ke Wonosari dan bisa anda lanjutkan ke Desa Pacareja. Atau untuk rute detailnya anda bisa klik Google maps ini untuk beberapa rute yang bisa kamu akses dari Jogja.

Dalam perjalanan diharapkan sangat berhati – hati bukan keren jalannya jelek, namun karena jalannya naik turun dan berkelok – kelok. Pastikan juga kendaraan yang anda naiki dalam kondiri baik atau layak di naiki.

Jika kamu ingin datang ke wisata Goa Jomblang ini sebaiknya datang pada pukul 08.00 – 12.00 siang. Karena pada jam – jam itu kamu akan mendapatkan pemandangan yang luar karena sinar matahari masih cerah.

Sedangkan Jam buka Goa jomblang ini mulai pada pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. Saran kami datanglah pagi pagi sekali untuk menghindari macetnya kota Jogja hehehe...

 

 

Sumber: http://cdn2.tstatic.net/travel/foto/bank/images/gua-jomblang_20170311_111324.jpg

Pesona Tebing Gunung Gajah

SHORT DESC.

Tebing Gunung Gajah

Jika beberapa waktu lalu ngehits dengan Ayunan langit Watujaran?Kali ini ternyata ada wisata baru di Kulon Progo yang bernama Tebing Gunung Gajah.

Sesuai namanya, wisata Tebing Gunung Gajah ini memiliki panorama khas pemandangan pegunungan dengan beragam spot selfie dan wahana ekstrim. Namun berbeda dengan yang ada di obyek wisata sekitar Mangunan.

Lokasi wisata terbaru ini berada di dusun Teganing 2, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, Yogyakarta.

Tebing Gunung Gajah Kulon Progo ini dibuat sebagai wisata tematik. Jadi selain bisa menikmati keindahan alam dengan background tebing dan pegunungan.

Sampai di lokasi wisatawan akan disambut kabut yang mulai menutupi Tebing Gajah.Hawa dingin mulai menusuk badan.Untuk menuju ke lokasi pengunjung harus treking menuju ke pucak tebing.Lumayan menguras tenaga.Sesampai di puncak,pengunjung bisa melihat view Waduk Sermo dari atas.terlihat jelas garis pantai selatan di sisi selatan Tebing Gunung Gajah.Tidak lupa ada spot-spot untuk berfoto tersedia disini. Oh ya kenapa dinamakan Tebing Gunung Gajah ya?Menurut pengelola karena gunung ini kalo dilihat dari jauh menyerupai gajah.

Tebing Gunung Gajah memiliki lima wahana yang dapat dinikmati pada lahan sekitar tiga hektar.

Dua wahana dikhususkan bagi para pencinta selfie berupa spot foto di atas pohon yang sudah biasa dijumpai namun mampu menampung hingga tujuh orang.

Jadi, kita bisa membuat foto keluarga di tempat ini.

Spot lainnya menyajikan tema-tema tertentu seperti bulan sabit dan gembok cinta.

Di sini, kita dapat menempatkan gembok berukir nama kita dan pasangan serta membuang kuncinya jauh ke arah lembah.

Beberapa tahun kemudian, gembok tersebut dapat kita kunjungi lagi untuk mengembalikan kenangan indah bersama.

Tiga wahana lainnya ditujukan bagi mereka yang menyukai tantangan fisik yang tidak terlalu ekstrim seperti susur tebing, jelajah gua dan treetop.

Berbeda dari berbagai wahana treetop lainnya, di Tebing Gunung Gajah kita dapat berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui berbagai bentuk jembatan dengan kemiringan tanah hingga 60 derajat.

Ada 10 pohon pada wahana ini yang dapat memacu jantung berdetak lebih cepat, bukan hanya karena sensasinya tetapi juga karena tantangan fisiknya.

Tidak perlu khawatir mengenai urusan keselamatan karena perlengkapannya sudah memadai, selain juga didampingi instruktur terlatih.

Tidak perlu khawatir mengenai urusan keselamatan karena perlengkapannya sudah memadai, selain juga didampingi instruktur terlatih.

Lokasi wahana yang berada di ketinggian sekitar 900 mdpl akan tetap membuat kita merasakan udara sejuk meski sedang berkeringat.

Fasilitas yang ada juga cukup memadai seperti lahan parkir yang luas, kafetaria, tempat ibadah dan toilet yang dikelola warga sebagai jalan untuk berbagi.

Tidak usah khawatir kita tak bisa share momen-momen indah di sana karena sinyal internet yang lemot, karena disediakan wi-fi dan tempat mengisi ulang baterai secara gratis.

Dengan merogoh kocek mulai dari Rp15 – Rp50 ribu, kita dapat menikmati berbagai kegiatan fisik ditemani indahnya pemadangan Waduk Sermo dan garis Pantai Selatan di kejauhan.

Tempat ini bisa dijadikan list agenda kalian untuk menjelajah obyek wisata di Kulon progo.

Sumber : Google