Price Range

Price range ≤ Rp. 200.000

98 item(s) found

Air Terjun Kedung Pedut - Waterpark Alami

SHORT DESC.

Air Terjun Kedung Pedut Kulon Progo

Kedung Pedut adalah obyek wisata baru yang menyajikan perpaduan air terjun dan juga kedung dengan air berwarna biru kehijauan nan indah. Tidak hanya satu kedung, di kompleks wisata alam ini terdapat beberapa kolam alami dengan kedalaman bervariasi mulai satu hingga empat meter. Masing-masing kolam memiliki nama sendiri-sendiri, dan Kedung Pedut adalah kolam dengan ukuran paling besar sehingga dijadikan nama obyek wisata ini. Air yang mengisi kolam-kolam ini berasal dari air terjun Kedung Pedut.

Dari kejauhan kolam-kolam air yang bertumpuk-tumpuk ini berwarna toska. Wisatawan bisa menyaksikan keindahannya dari gardu pandang yang ada di ketinggian. Untuk semakin mempercantik tempat wisata ini, pengelola telah membangun berbagai sarana seperti kursi-kursi, gardu pandang, jembatan, serta pancuran yang semuanya terbuat dari bambu. Wisatawan pun bisa berlarian di atas jembatan bambu yang melintang di atas kedung kemudian melompat ke dalam air, byuuur! Sungguh menyenangkan. Mandi di pancuran dari tujuh sumber mata air pun akan memberikan kesegaran tersendiri. Berhubung tempat ini alami dan bebas dari kandungan kaporit maka bisa dipastikan tidak akan membuat kulit kering atau mata pedih meski berlama-lama berendam.

Tempat wisata ini mempunyai beberapa keunikan yang membuat air terjun kedung pedut ini terlihat makin indah :

Keunikan dari air terjun ini adalah air terjun yang memiliki dua warna, yaitu putih bening dan juga tosca. Kedua warna dari Wisata Kedung Pedut ini terbentuk secara alami. warna putih bening adalah warna airnya yang memang bening. Sedangkan warna tosca kebiruan merupakan warna yang terpengaruh oleh jenis bebatuan di dasar air terjunnya.

Selain dari warnanya, hal menarik lainnya dari air terjun ini adalah keberadaan kolamnya yang juga terbentuk secara alami. Kolam ini bentuknya berupa cekungan yang dalam bahasa Jawa disebut Kedung. Mungkin inilah asal usul nama Kedung Pedut. Dalamnya kolam adalah sekitar dada hingga leher orang dewasa. Namun kolam ini terbilang cukup aman untuk dijadikan lokasi bermain air. Hanya saja memang butuh kehati-hatian saat menikmati wisata di kolam ini.

Fasilitas Kedung Pedut :

Walau terbilang baru dibuka, namun fasilitas wisata yang ada di objek wisata ini terbilang cukup lengkap. Beberapa fasilitas yang ada antara lain sebagai berikut.

  • Gardu pandang – Wisatawan bisa memanfaatkan gardu pandang ini untuk menikmati pemandangan di objek wisata ini sambil berfoto-foto.

  • Kursi – Wisatawan bisa memanfaatkan kursi untuk beristirahat saat kelelahan.

  • Toilet – Jika wisatawan ingin bermain-main air di kolam, maka tidak perlu cemas karena ada toilet untuk berganti baju.

  • Jembatan bambu – Di sana juga ada jembatan bambu yang dibuat untuk memudahkan pengunjung menyeberang dan mengakses air terjun secara lebih luas.

  • Area parkir – Berada di dekat akses masuk untuk memarkir kendaraan roda dua dan empat.

  • Warung – Ada beberapa warung makanan yang bisa

Lokasi Kedung Pedut : 

Air terjun ini berada di Desa Jatimulyo, Kecamatan Giri Mulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Objek Wisata Kedung Pedut baru dibuka pada Februari 2015 yang lalu. Anda bisa memulai perjalanan dari pusat kota Jogja. Berikut rute yang bisa dilewati :

  • Dari kawasan Tugu Jogja, ambil arah ke barat untuk menuju perempatan lampu merah Ringroad Barat Demak Ijo. Lalu tujulah ikon Pasar Godean.

  • Dari Pasar Godean, lanjutkan perjalanan untuk menuju ke Jembatan Sungai Progo, lalu lanjutkan perjalanan menuju ke perempatan lampu merah Nanggulan. Dari sana tujulah Pasar Kenteng.

  • Dari Pasar Kenteng, ikuti tanjakan pegunungan Menoreh. Akan didapati pertigaan, dan ambil rute ke kanan (arah Goa Kiskendo). Dari sana akan didapati lagi pertigaan dan ambil ke arah kiri.

  • Dari sana, perjalanan akan tiba di pertihaan Grojogan Mudal. Ambil belokan ke kiri dan akan sampai di pertigaan lagi. Ambil belokan ke kiri untuk sampai di Air Terjun Kedung Pedut.

Itulah lokasi dan rute lengkap untuk menuju ke objek wisata air terjun Kedung Pedut. Dari loket masuk, untuk menuju ke lokasi air terjun, Anda perlu berjalan kaki kurang lebih 200 meter.

Harga Tiket Masuk : 

Harga tiket masuk ke objek Wisata Kedung Pedut terbilang sangat murah dan terjangkau. 

Tarif : Rp 6.000 / orang

Sedangkan untuk biaya parkir :

Motor : Rp 3.000

Mobil : Rp 10.000

Rencanakan perjalanan anda dengan kami Aldebaran Residence

Kami menyediakan homestay keluarga yang sangat nyaman dan ramah

Kami juga menyewakan kendaraan untuk mempermudah perjalanan liburan anda selama diJogja dengan tarif bersahabat :-)

Bisa langsung hubungi kami di :

0822-4251-9444 (Bisa juga via Whatsapp)

Air Terjun Kembang Soka

SHORT DESC.

Air Terjun Kembang Soka

Kali ini kami akan memperkenalkan sebuah tempat wisata air terjun lagi yang bernama Air Terjun Kembang Soka.

Secara administratif, Air Terjun Kembang Soka berada di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak tempuh dari Tugu Joga adalah sekitar 32 kilometer.

Waktu tempuhnya kurang-lebih satu jam dengan rute tercepat adalah Tugu Jogja lurus ke arah barat. Memang tidak begitu jauh, tetapi kondisi jalannya menanjak dan berkelok, terutama di kawasan perbukitan. Air Terjun Kembang Soka searah dengan lokasi wisata Taman Air Sungai Mudal karena memang berada di desa yang sama. Bedanya, Kembang Soka berlokasi di area yang lebih rendah.

Surga kecil ini muncul seolah oasis di dalam luasnya gurun, menghadirkan keindahan tanpa polesan, bagaikan anak gadis baru tumbuh dewasa. Letaknya yang setengah tersembunyi dibalik rimbunan hutan membuatnya bagaikan surga yang menjelma, pemandangan nya memuaskan mata, suara gemuruh air nya menenangkan jiwa. Meski sendirian, kita tidak merasakan sepi.

Air terjun ini berada pada posisi tertinggi di antara lokasi air terjun lain di sekitarnya, tidak heran tumpahan air nya sedemikian deras sehingga dapat dijadikan sumber pengairan bagi warga sekitar. Yang lebih unik lagi adalah bebatuan di sekitar air terjun tersebut, dimana kita bagai menyaksikan film fantasi hidup saat melihat bebatuan.

Warna terang kekuningan yang bermunculan dari dasar sungainya, saling menonjol membentengi kucuran air pada salah satu bagiannya, sementara jika kita menoleh ke samping kanan dan kiri kearah tebing di sekitar air terjun, kita menemukan bebatuan berwarna pekat kemerahan.

Air di kolam pun begitu segar dan sejuk karena berasal dari mata air di Perbukitan Menoreh. Begitu menceburkan diri ke dalam kolam, panas dan penatnya suasana kota seolah mendadak terlupakan dari benak.

Kesejukan dan kesegaran udara serta air pegunungan memang sangat mendamaikan bagi siapa pun yang berenang di kolam Air Terjun Kembang Soka ini. Segala beban hidup seakan hanyut terbawa aliran air.

Back to nature

Suasana di kolam ini juga begitu alami. Pengelola Air Terjun Kembang Soka memang menerapkan konsep back to nature atau kembali ke alam dalam menata kawasan wisata yang satu ini.

Pembangunan paling kentara di kawasan ini adalah jembatan kayu. Konstruksi beton hanya ada beberapa, yakni tangga turun, tanggul, warung makan, dan toilet.

Meski masih alami, fasilitas penunjang wisata di sini sudah cukup lengkap. Memang sederhana, tetapi warung makan, toilet, kamar mandi, dan mushalla sudah layak untuk memfasilitasi pengunjung.

Biaya yang akan anda keluarkan ketika memasuki tempat wisata Air terjun Kembang Soka cukup sebesar 7.000 hingga 10.000 rupiah saja. Biaya tersebut sudah meliputi parkir kendaraan dan tiket masuk. Jika Anda lelah setelah bermain air, di perjalanan menuju lokasi parkir kendaraan, Anda bisa mengisi perut anda dengan beragam kuliner di warung-warung yang telah dibuka oleh warga.

Sumber :Google 

Air Terjun Randusari

SHORT DESC.

Air Terjun Randusari 

Source : https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/yogyakarta/air-terjun-randusari-wisata-seru-yogyakarta.html

Selain Pantai dan candi Yogyakarta juga memiliki air terjun yang unik dan indah sebagai tempat wisata. Salah satu kabupaten yang tidak pernah sepi dari munculnya potensi wisata alam yang baru adalah Kabupaten Bantul. Kondisi alam yang ada di Kabupaten Bantul berhasil membuat obyek wisata baru yang sangat cocok untuk dikunjungi. Air terjun yang sedang booming pada saat ini adalah Air Terjun Randusari.

Air terjun ini dinamakan Air Terjun Randusari karena di dekat air terjun ini terdapat pohon yang bernama Pohon Randu atau Pohon Kapuk yang cukup besar dan juga kata “Sari” dari bahasa jawa yang berarti utama. Dulunya air terjun ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk sumber air bersih. Tetapi lambat laun Air Terjun Randusari ini dialihkan menjadi tempat wisata karena lokasinya yang sangat menawan.

Disini para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan alam dan juga suara gemercik air yang menenangkan. Ketinggian dari Air Terjun Randusari ini cukup tinggi yaitu sekitar 15 meter. Untuk kedalaman dari air terjun ini tidak terlalu dalam yaitu hanya berkisar 1 sampai 2 meter saja. Pengunjung dapat bermain air dan berenang sampai puas melepas lelah penat disini. Tetapi pengunjung harus tetap berhati hati karena batu yang ada di sekitar air terjun ini licin.

Selain itu pengunjung juga dapat bersantai di hammock yang ada di sekitar air terjun. Yang menjadi daya tarik utama dari air terjun ini adalah bentuk air terjunnya yang seperti air terjun kembar karena disini terdapat dua sumber air terjun yang mengalir bersebelahan. Sumber mata air dari Air Terjun Randusari ini berasal dari mata air Ngreboh. Mata air ini biasa digunakan oleh warga setempat untuk memenuhi kebutuhan pengairan mereka.

Sebenarnya mata air Ngreboh ini tidak pernah mengering pada musim kemarau tetapi hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setempat saja. Air Terjun Randusari ini masih sangat asri, alami dan juga adanya semilir angin yang menyegarkan membuat para pengunjung merasa tenang disini. Disini juga ada spot foto yang berupa hammock yang berada pas didepan air terjun tersebut.

Lokasi

Alamat dari Air Terjun Randusari ini tepatnya berada di Dusun Rejosari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Namun Air Terjun Randusari ini lumaya jauh dari pusat Kota Yogyakarta.

 

Rute :

Rute menuju Air Terjun Randusari ini sangat mudah dijangkau. Jika anda dari pusat Kota Yogyakarta, ke arah Timur menuju Jalan Pangurakan, kemudian ke arah selatan melewati Jalan Brigjend Katamso, lurus terus sampai di perempatan ke arah timur menuju Jalan Kolonel Sugiyono, sampai di pertigaan ke arah selatan melewati Jalan Sisingamangaraja, lurus terus ke Jalan Imogiri Barat, kemudian sampai di pertigaan ke arah timur menuju Jalan Dewa Ruci, lurus terus tetap berada di Jalan Dewa Ruci, sampai pertigaan ke arah selatan ke Jalan Imogiri Timur, lurus terus sampai perempatan ke arah timur ke Jalan Jejeran – Pleret, di pertigaan ke arah selatan ke Jalan Pleret, jalan terus sampai pertigaan ke arah timur ke Jalan Segoroyoso, lurus terus ke Jalan Pleret – Pathuk, jalan terus ke Jalan Patuk – Dlingo, sampai di pertigaan ke arah tiur ke Jalan Dodongan, kemudian sampai perempatan ke arah selatan ke Jalan Jatimulyo, jalan terus sampai di pertigaan ke arah timur ke Jalan Randusari, Jika sudah berada di Jalan Randusari, ikuti terus jalan yang ada hingga anda akan sampai di Air Terjun Randusari.

Jarak dari pusat kota Yogyakarta ke Air Terjun Randusari lumayan jauh yaitu sekitar 27,3 kilometer dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor dari Kota Jogja menuju Air Terjun Randusari sekitar 1 jam.

 

Harga Tiket 

  • Tiket masuk Air Terjun Randusari  Rp 2.000/orang

Biaya parkir di Air Terjun Randusari 

Rp 2.000 untuk sepeda motor

Rp 5.000 untuk mobil.

Source : https://id.pinterest.com/pin/433260426647538313/




Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

 

Alun-alun Kidul, Tongkrongan Murah Meriah di Pusat Kota Jogja

SHORT DESC.

Alun-alun Kidul, Tempat Nongkrong Murah Meriah di Jantung Kota

Alun-alun Kidul Yogyakarta dikenal dengan nama Alkid diyakini sebagai tempat istirahat ( palereman ) bagi para Dewa. Oleh karena itu alun-alun tersebut sekarang ini banyak digunakan orang sebagai tempat ngleremke ati atau menentramkan hati banyak orang.

Ayunan Langit Watu Jaran

SHORT DESC.

Ayunan Langit Watu Jaran

Kabupaten Kulonprogo memiliki destinasi wisatu baru yakni “ Ayunan Langit Watu Jaran “.Objek wisata ini terletak di Desa Purwosari Kecamatan Girimulyo ini baru diresmikan pada 16 Mei 2017 lalu.

Tak beda jauh dengan sky wing Maribaya di Bandung yang sedang ngehits, Ayunan Langit Watu Jaran pun menawarkan sensasi bermain ayunan di awang-awang. Ayunan ini dibangun tepat di pinggir jurang.Nantinya, wisatawan akan duduk di kursi ayunan dan diayunkan di atas jurang tersebut. Kalau kamu phobia ketinggian atau punya riwayat jantung, sebaiknya tidak usah mencoba wahana ini.

Berikut sejumlah fakta uniknya seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Di Atas Tebing Setinggi 800 Meter

Jangan sekali-kali mencoba ayunan ini bila kamu takut ketinggian. Pasalnya, ayunan ini berada di atas tebing setinggi 800 meter dan tiangnya memiliki tinggi 10 meter.
Ketika diayun, nggak terbayang kan bagaimana pemandangan di bawahnya. Namun jangan khawatir karena pengelola Ayunan Langit Watu Jaran sudah memperoleh pembinaan dari SAR.
Pengunjung juga dibekali tali dan harness ketika menaiki ayunan

2. Bisa Melihat Pemandangan Daerah Sekitarnya

Ayunan Langit Watu Jaran berada di tempat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pengunjung bisa melihat daerah sekitar, seperti Purworejo, dari objek wisata tersebut.Bandara Kulonprogo juga bisa terlihat dari sana jika sudah jadi. Selain itu, Ayunan Langit Watu Jaran menyuguhkan pemandangan alam yang masih hijau dan Perbukitan Menoreh.

3. Buka dari pukul 07.00 hingga 17.00

Objek Wisata ini buka dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Pengunjung dikenakan tarif Rp 30.000 untuk menikmati fasilitas yang ada.Biaya itu sudah termasuk tiket masuk, menikmati ayunan dan wahana lain yang ada di tempat tersebut, serta jasa ojek dari tempat parkir menuju lokasi.Ini karena pengunjung tak bisa langsung membawa kendaraannya menuju lokasi ayunan.

4. Tersedia Banyak Spot Selfie

Bila takut untuk naik ayunan, pengunjung tak perlu khawatir akan mati gaya bila ke Ayunan Langit Watu Jaran. Banyak spot swafoto menarik yang patut untuk dicoba.Soal keamanan, kamu tak usah khawatir. Ayunan ini dibangun dari  baja sehingga tahan korosi. Bahkan ayunan ini mampu menanggung beban hingga 500 kg. Lagipula, siapapun yang akan naik ayunan ini wajib memakai seat harnest sebagai pengaman. Soal pengawasan pun cukup memadai, sebab pengelola tempat ini didampingi langsung oleh tim SAR Yogyakarta.

Andaikata kamu tidak memiliki nyali lebih untuk bermain ayunan, kamu tetap bisa menikmati keindahan alam di lokasi Ayunan Langit Watu Jaran. Di beberapa sudut tempat ini terdapat spot-spot foto yang menarik dengan latar Pegunungan Menoreh yang ijo royo-royo. Puas mengeksplorasi tempat ini, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi menarik lainnya seperti air terjun maupun Gua Kidang Kencono.

Lokasi Ayunan Langit Watu Jaran

Ayunan Langit Watu Jaran terletak di Dusun Sabrangkidul Rt 10/Rw 5, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo. Tempat wisata ini tak jauh dari Gua Kidang Kencono. Dari Yogyakarta, Ayunan Langit Watu Jarang bisa ditempuh sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Belanja Barang-barang Murah di Pasar Beringharjo

SHORT DESC.

Belanja Barang-barang Murah di Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo adalah salah satu ikon sekaligus destinasi wisata utama di kota Yogyakarta

Blue Lagoon Jogja, Pemandian Alami

SHORT DESC.

Blue Lagoon Jogja, Pemandian Alami

Blue lagoon atau juga disebut Pemandian Tirta Budi sendiri berada di alamat Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang katanya bukan tempat pemandian air biasa melainkan dipercaya masyarakat dapat menghilangkan penyakit seperti capek, rematik, gatal-gatal dan yang lainnya, namun yang jelas pernyataan itu belum tentu benar. Yang menjadi ciri khas tempat pemandian ini adalah warna airnya yang berwarna biru laut dan kesegarannya akan selalu terasa sebab air yang ada disana berasal dari mata air yang mengalir, itulah yang menjadi perbedaan dengan tempat pemandian yang lainnya.

Blue Lagoon Jogja 1

  • Blue Lagoon juga merupakan nama pemberian para mahasiswa yang pertama datang berwisata di Sungai Tepus. Pertama kali diunggah sekitar akhir tahun 2014, dalam setahun semakin banyak pengunjung yang meramaikan tempat ini. Warga lalu berinisiatif untuk mengajukan desa Ndalem sebagai desa wisata.
  • Tempat ini resmi menjadi desa wisata pada tahun 2015. Pada penghujung tahun 2017 infrastruktur disekitar mata air ini dibangun untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Gambar terkait

Pemandian alam Blue Lagoon Jogja ini sebenarnya hanya berupa sungai alami biasa. Namun karena didukung dengan suasana alam yang alami dan air yang sangat jernih membuat tempat wisata di Jogja yang satu ini begitu mempesona. Salah satu daya tarik yang cukup kuat adalah air sungai yang sangat jernih sehingga kita bisa dengan mudah melihat dasar sungainya. Dan saking jernihnya, air sungai ini terlihat berwarna biru terang dan bening. Ini yang membuat banyak orang menyebutnya dengan julukan Blue Lagoon Jogja.

Selain karena jernihnya air yang berwarna kebiruan, suasana alami juga didukung dengan banaknya ikan-ikan kecil yang hidup di dasar sungai. Ikan-ikan ini juga tidak jarang menggigit kaki para pengunjung yang sedang berenang. Tapi anda tidak perlu khawatir karena gigitan ikan-ikan kecil ini tidak akan menyebabkan anda kesakitan, paling hanya rasa geli di kaki.

Apa saja fasilitas yang ada di sana?

  • Kolam renang
  • Wahana perahu
  • Terdapat gazebo untuk beristirahat
  • Aneka permainan air
  • Warung makan
  • Toilet
  • Mushola
  • Tempat parkir

Rute menuju lokasi :

  • Dari kota Jogja menuju ke arah Jalan Kaliurang. Melintasi Jalan Kaliurang hingga di Km 13. sampai menemukan pertigaan Besi-Jangkang di kanan jalan. Beloklah ke kanan dan ikuti jalan raya tersebut sampai di Pasar Jangkang. Sesampainya di pertigaan pasar jangkang, ambil arah kanan. Sekitar 100 meter lagi kita akan sampai di Blue 

Bukit Klangon Merapi,

SHORT DESC.

Bukit Klangon Merapi

Bukit Klangon Merapi mengusung wisata gardu pandang sebagai konsep utamanya. Akan tetapi, berbeda dengan wisata-wisata yang memiliki konsep sama, pemandangan gardu pandang di Bukit Klangon mengambil kegagahan Gunung Merapi sebagai latar belakangnya. Terlihat dari gardu pandang pemandangan Gunung merapi yang terlihat besar, gagah, dan mengagumkan.

Gambar terkait

Selain terkenal dengan gardu pandangany, Bukit Klangon juga dikenal sebagai salah satu lokasi Downhill terbaik di Yogyakarta. Di tempat ini, dikembangkan lintasan sirkuti downhill bagi para pembalap sepeda gunung (MTB). Bahkan di beberapa kali kesempatan, Bukit Klangon turut menyelenggarakan event kejuaran sepeda baik tingkat regional maupun nasional.

Selain sebagai tempat wsiata dengan spot selfie gardu pandang, Bukit Klangon ini lebih dulu dikenal sebagai tempatnya pecinta Downhill. Pasalnya, tempat ini dikembangkan sebagai lintasan sirkuit downhill bagi para pembalap sepeda gunung (MTB). Bukit Klangon ini juga rutin menyelenggarakan even kejuaraan sepeda baik tingkat regional maupun nasional. Saat ini, Bukit Klangon juga menjadi satu satunya lintasan sirkuit Downhill terbaik di DIY.

Hasil gambar untuk bukit klangon

Lokasi Bukit Klangon Glagaharjo

Secara administratif lokasi Bukit Klangon ini terletak di Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Kabupaten Selman. Lokasinya memang terletak di daerah Kawasan Rawan Bencana III atau dekat dengan The Lost World Castle. Jika diakses dari pusat Kota Jogja membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Untuk lebih jelasnya lihat alamat Google Map Bukit Klangon berikut ini :

_______________________________________________________________________________________________
Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Bukit Lintang Sewu, Dlingo Bantul

SHORT DESC.

Bukit Lintang Sewu, Dlingo Bantul

Tidak salah Jogja disebut sebagai Kota Istimewa. Pasalnya, selain memiliki keragam budaya dan tradisi yang sangat luhur, Kota Pelajar ini juga menyuguhkan banyak destinasi wisata. Banyak spot baru yang terus bermunculan. Meskipun begitu, ada juga destinasi lama yang tetap mendapatkan tempat di hati masyarakat. Tempat wisata yang satu ini dibangun pada Januari 2016, dan dikenal dengan nama Bukit Watu Asah-asah. Namun namanya menjadi Bukit Lintang Sewu, karena pengunjung bisa menikmati malam di kawasan ini dengan pemandangan pijaran lampu-lampu kota, dan tentunya banyak bintang di saat langit cerah. Bukit Lintang Sewu yang sudah dikembangkan sejak awal 2017 yang lalu.

Nama Bukit Lintang Sewu berasal dari bahasa Jawa yang artinya bukit seribu bintang (lintang: bintang, sewu: seribu). Asal-usul pemberian nama lokasi ini didasari ketika malam hari di bukit ini terlihat dengan jelas bintang-bintang di angkasa yang jumlahnya ribuan. Pemberian nama ini memiliki kemiripan nama dengan daya tarik wisata yang tidak jauh dari bukit tersebut yaitu Bukit Bintang di perbatasan Piyungan Bantul dan Patuk Gunungkidul.

Pesona Bukit Lintang Sewu pun tak hanya dari pemandangan semata. Pengelola juga sudah menata kawasan wisata ini menjadi taman yang begitu indah dengan berbagai ornamen nan instagramable. Pengunjung bisa memilih tempat berfoto yang begitu banyak di sini. Selain itu, ada pula panggung terbuka dari kayu dengan latar belakang keindahan hamparan terbuka di sebelah baratnya.



Waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Lintang Sewu selain malam adalah sore hari. Ketika cuaca mendukung, maka sunset di sisi barat akan terlihat begitu mengesankan. Ada beberapa spot khusus yang disediakan untuk pengunjung mengambil gambar dengan latar matahari tenggelam.

 

 

Biaya Masuk

Harga tiket masuk Bukit Lintang Sewu terbilang sangat murah yaitu Rp 2.000,-/orang.

Sedangkan untuk biaya parkir di Bukit Lintang Sewu yaitu:

  1. Sepeda Motor : Rp 2.000
  2. Mobil : Rp 5.000

Rute Menuju Bukit Lintang Sewu

Rute menuju Bukit Langit Sewu ini sangat mudah dijangkau. Jika anda dari pusat Kota Yogyakarta, ke arah Timur menuju Jalan Pangurakan, kemudian ke arah selatan melewati Jalan Brigjend Katamso, lurus terus sampai di perempatan ke arah timur menuju Jalan Kolonel Sugiyono, sampai di pertigaan ke arah selatan melewati Jalan Sisingamangaraja, lurus terus ke Jalan Imogiri Barat, sampai pertigaan ke arah timur melewati Jalan Bakulan Imogiri, kemudian lurus terus melewati Jalan Makan Raja, sampai pertigaan ke arah selatan menuju Jalan Imogiri – Dlingo. Jika sudah berada di Jalan Imogiri – Dlingo, ikuti terus jalan yang ada hingga anda akan sampai di Bukit Lintang Sewu.

Jarak dari pusat kota Yogyakarta ke Bukit Lintang Sewu lumayan jauh yaitu sekitar 23,2 kilometer dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor dari Kota Jogja menuju Bukit Lintang Sewu sekitar 1 jam.

 Sumber :  Google

------------------------------------------------*****************----------------------------------------

Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

Bunker kaliadem Merapi

SHORT DESC.

Bunker Kaliadem Merapi

Menyambangi kawasan Sleman, Yogyakarta belum lah lengkap jika melewatkan Bunker Kaliadem. Ya, destinasi wisata Bunker Kaliadem memang bukanlah tujuan yang biasa dikunjungi.

Alasannya, tentu karena Bunker adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai perlindungan jika bencana gunung meletus terjadi. Namun, meskipun sebagai tempat mengungsi sementara, pemandangan di sekitar Bunker Kaliadem sangat memanjakan mata, hingga para pengunjung serasa dininabobokan.

Hasil gambar untuk bunker kaliadem

Saat berada di sekitar Bunker Kaliadem wisatawan akan ditakjubkan dengan gagahnya Gunung Merapi, yang bahkan nampak sekali hijau pohonnya dengan garis-garis alur pohon yang nampak menghitam, belum lagi permukaan gunung yang sesekali ditutupi kabut, indah! Kawasan asri nan sejuk pun seakan menetralisir tanah yang padahal gersang dan banyak bebatuan vulkanik.

Gambar terkait

Lokasi Bunker Kaliadem

Dari Kota Yogyakarta, tempat ini berjarak sekitar satu jam perjalanan menggunakan roda empat. Namun kendaraan pribadi hanya diperbolehkan hingga Desa Kinahrejo. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan menyewa jeep yang dapat memuat 6 orang, menyewa trail, atau naik ojek. Secara administratif Bunker Kaliadem berada di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.


Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Candi Ratu Boko

SHORT DESC.

Candi Ratu Boko

Istana Ratu Boko adalah sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di istana ini, anda bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Hasil gambar untuk candi boko

Istana ini terletak di 196 meter di atas permukaan laut. Areal istana seluas 250.000 m2 terbagi menjadi empat, yaitu tengah, barat, tenggara, dan timur. Bagian tengah terdiri dari bangunan gapura utama, lapangan, Candi Pembakaran, kolam, batu berumpak, dan Paseban. Sementara, bagian tenggara meliputi Pendopo, Balai-Balai, 3 candi, kolam, dan kompleks Keputren. Kompleks gua, Stupa Budha, dan kolam terdapat di bagian timur. Sedangkan bagian barat hanya terdiri atas perbukitan.

Gambar terkait

Daya Tarik Lain Keraton Ratu Boko

Situs ini berada di atas bukit dengan ketinggian 200 mdpl. Bisa dibilang kawasan ini adalah sebuah kawasan keraton yang cukup lengkap diantara keraton jawa lainnya. Dimana kompleks bangunan ini cukup lengkap tediri dari pintu gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian, dan juga pagar pelindung. Terlihat hamparan sawah, candi dan terkadang kereta api yang sedang melintas menjadi pesona yang cukup menarik. Apalagi, udaranya yang sejuk karena, banyaknya pepohonan dan rumput-rumput yang serba hijau.

Untuk menikmati pemandangan ini bisa dengan duduk di kursi-kursi yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Dari sinilah, wisatawan semua bisa melihat keindahan dari atas ketinggian ini. Kursi-kursi ini sangat menarik untuk dijadikan sebagai spot foto Sobat Traveller semua.

Dari sekian banyak daya tarik yang dimiliki oleh situs ini ada satu hal yang membuat siapa pun Traveller rela untuk menunggu. Apa itu? Pesona Matahari Terbenam yang begitu cantik dan tidak ada tempat yang bisa menyuguhkan pemandangan seindah ini.

Warna oranye matahari tepat berada di tengah-tengah pintu gerbang situs. Berpadu dengan warna langit yang menggemaskan.

Bisa dipastikan, tempat ini mampu menghasikan Foto Siluet terbaik dengan landscape yang terbaik pula. Semuanya seakan terasa tepat dan pas. Tetapi, sekali lagi yang namanya pesona Matahari terbenam adalah sebuah pesona keberuntungan. Jika, Sobat Traveller mendapati keadaan seperti ini berarti Sobat Traveller termasuk dari orang-orang beruntung.

Hasil gambar untuk candi boko

 Rute dan Lokasi candi Ratu Boko

Situs Ratu Boko terletak di Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Dari arah Kota jogja ambil jalur jalan Solo sampai tiba di lampu merah pertigaan pasar Prambanan. Belok ke kanan dan berjalan sekitar 3 kilometer.

Tiket Masuk Candi Ratu Boko
Rp 40.000 (dewasa)
Rp 20.000 (anak)
Diskon 50% (pelajar/mahasiswa, minimal 20 orang)

Jam Buka Candi Ratu Boko
Senin - Minggu: pukul 06.00 - 17.00 WIB

 

____________________________________________________________________________________________________-

Jika anda ingin berlibur ke Yogyakarta gag salah jika menginap di Aldebaran Homestay dekat dengan pusat kota, tempat nya sejuk, bersih dan nyaman, untuk harga sepadan dengan fasilitasnya. Disini juga menyediakan rental motor maupun mobil. 

Reservasi : 082242519444

Happy Weekend :)

Candi Sambisari, Candi Yang Sempat Terpendam Tanah

SHORT DESC.

Candi Sambisari

Candi yang memiliki letak lebih rendah 5-6 meter di bawah permukaan tanah disekitarnya. Dengan demikian jika anda mengunjungi Candi Sambisari ini anda harus melewati puluhan anak tangga yang tersusun rapi menuju bangunan kompleks candi. Candi Sambisari ini merupakan candi terbesar di Yogyakarta yang letaknya berada di bawah permukaan tanah disekitarnya.

Bagaimana Candi Sambisari dapat berada di bawah permukaan tanah disekitarnya? Jawabannya yaitu awal mula ditemukan candi ini adalah ketika seorang petani bernama Karyowinangun yang sedang mencangkul di sawah dan cangkulnya mengenai batu keras yang memiliki ukiran atau pahatan dipermukaannya. Batu itupun kemudian diteliti oleh Dinas Kepurbakalaan dan ditemukanlah bahwa batuan tersebut merupakan batuan dari komponen suatu candi. Setelah ditemukan fakta bahwa batu tersebut merupakan komponen batuan candi, area penemuan candi tersebut kemudian dilakukan evakuasi dan penggalian lebih lanjut. Butuh waktu yang cukup lama untuk proses evakuasi, penggalian hingga pemugaran yaitu tak kurang dari 20 tahun. Candi tersebut diberi nama sesuai nama desa candi tersebut ditemukan yaitu Candi Sambisari.

Candi Sambisari terdiri dari kompleks candi induk dan 3 candi pewara atau candi pendamping dengan dikelilingi pagar batu 2 lapis. Untuk memasuki area candi terdapat 4 pintu masuk. Sepintas lihat Candi Sambisari menyerupai kastil batu yang terletak di tengah taman. Rumput yang tumbuh teratur di pelataran candi laksana permadani hijau yang indah.

Selain dinikmati dari pelataran, keindahan Candi Sambisari yang posisinya lebih rendah dari permukaan tanah sekitar ini juga bisa dilihat dari ketinggian. Puas menikmati pesona Sambisari, wisatawan bisa mampir ke museum mini untuk mengetahui rangkaian sejarah eskavasi candi.

Lokasi Candi Sambisari

Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY. Jarak dari Kota Yogyakarta hanya sekitar 12 km arah timur, atau kira-kira 4 km sebelum Kompleks Candi Prambanan. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan menelusuri jejak sejarah Candi Sambisari cukup membayar retribusi Rp 3.000 per orang.

Lokasi dan Akses Menuju Candi Sambisari

Candi Sambisari berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Dari Kota Yogyakarta candi ini berjarak sekitar 12 km arah timur. Untuk mencapai Candi Sambisari kamu bisa menyusuri Jalan Raya Jogja – Solo. Sesampainya pertigaan Bandara Adi Sutjipto kamu masih harus lurus terus. Begitu menjumpai pertigaan dengan penanda Gedung Balai Diklat Keuangan Yogyakarta silahkan belok kiri menuju utara. Tak sampai 10 menit kamu akan tiba di Candi Sambisari yang terletak di area perkampungan warga.

Harga Tiket dan Jam Buka Candi Sambisari

  • Harga tiket: Rp 3.000 per orang
  • Jam Buka: 08.00 – 16.00 WIB

CAVE TUBING KALISUCI: Goa Paling Menakjubkan

SHORT DESC.

Rencanakan liburan kalian seindah mungkin bersama kami Aldebaran Homestay

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Bisa rombongan ^^

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Best Regards,

Aldebaran Homestay

--------------------------------------------

CAVE TUBING KALISUCI

TUBING KALISUCI

 

Kalisuci ini adalah salah satu sungai yang berada di Kabupaten Gunungkidul. Muara sungai Kalisuci sendiri berada di Pantai Baron. Nah, jika kalian mungkin kalian pernah liburan ke Pantai Baron, kalian pasti pernah melihat ada sebuah sungai kecil yang bermuara disana.

Yak, aliran sungai inilah yang berhulu di Kalisuci. Airnya yang begitu jernih ini karena sungai ini berasal dari mata air pegunungan yang masih terlindungi. Dari hulu sungai, alirannya akan terus menyusuri celah-celah batuan gua karst yang ada di sebagian besar Kabupaten Gunungkidul. Baru kemudian mata air akan keluar kembali hingga terus menggerus bebatuan yang dialiri untuk sampai ke lautan luas.

Lokasinya yang pas dan viewnya yang eksotik, membuat para penduduk setempat memanfaatkan Kalisuci untuk ecotourism berupa cave tubing. Untuk yang belum tahu, Cave tubing sendiri adalah sebua kegiatan wisata penyelusuran gua. Nggak menyusuri gua saja, namun juga sekaligus mengarungi sungai yang memiliki beberapa tingkat jeram rendah dengan menggunakan ban sebagai pelampung.

Kalisuci berada di kawasan Kars Gunungsewu yang telah dilindungi dan diusulkan oleh International Union Speleology (IUS) pada tahun 1993 menjadi salah satu warisan alam dunia. Dengan keberadaan Kalisuci tersebut, Indonesia patut berbangga karena mempunyai objek wisata yang dapat dijadikan untuk cave tubing. Mengingat kawasan wisata alam seperti Kalisuci tersebut hanya ada tiga tempat di dunia ini yaitu Kalisuci di Gunungkidul, Yogyakarta Indonesia lalu ada di Mexico dan Selandia Baru.

Melakukan kegiatan Cave Tubing di Kalisuci kalian akan bisa menyaksikan keindahan pegunungan karst yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Sensasi cave tubing sambil menikmati pemandangan kanan kiri Kalisuci, menyusuri gelapnya gua dengan ditemani sebuah headlamp akan menjadi kegiatan yang seru. Ditambah lagi, kalian juga bisa merasakan sensasi derasnya jeram sungai Kalisuci yang menantang.

 

Lokasi Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul

Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul ini berlokasi di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Jika diukur dari Yogyakarta, obyek wisata minat khusus ini berjarak sekitar 50 km arah tenggara, sementara dari Kota Wonosari (Ibukota Kabupaten Gunungkidul) hanya sekitar 9 km arah tenggara.

Jam Buka Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul

Untuk alasan keamanan dan kesiapan pemanduan, Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul ini dibuka mulai pukul 8 pagi setiap harinya dan diakhiri pada jam 16.00. Batasan waktu ini didasari estimasi bahwa saat memasuki waktu gelap, wisatawan tidak kesulitan dalam menaiki tangga keluar dan bisa melaksanakan sholat Maghrib di mushola yang telah disediakan sekaligus menikmati snack yang telah dipersiapkan.

Jam buka ini juga sangat tergantung dari kondisi cuaca. Jika daerah di sekitarnya hujan, obyek wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul ini ditutup untuk mengantisipasi adanya banjir yang dapat mengancam keselamatan wisatawan maupun tim pemandu. Jadi, silakan mencari informasinya sebelum melakukan kunjungan. Umumnya cuaca cukup mendukung pada bulan-bulan Mei hingga September atau diluar musim penghujan.

Keterangan: Wisata Cave tubing Kalisuci akan ditutup saat curah hujan tinggi, karena itu bagi wisatawan yang hendak cave tubing harap menghubungi pengelola yang terdiri dari penduduk lokal beberapa hari sebelumnya untuk memastikan kondisi sungai. Contact person: Winarto (0877 3879 4513), Kendro (0878 3974 0730), Yanto (081 7412 2826).

 

Tiket atau Biaya Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul

Tiket atau biaya masuk obyek wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul adalah 70 ribu Rupiah (Tahun 2016) per orang. Besarnya biaya ini mencakup fasilitas berupa sewa peralatan (ban, helm, jaket pelampung, body protector), retribusi, asuransi, minum dan snack, kamar mandi, serta jasa pemandu.

Agar kegiatan Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul ini dapat dilakukan, setidaknya dibutuhkan minimal 5 orang yang dapat diperoleh dari booking dahulu maupun menunggu wisatawan di spot obyek wisata. Jika tidak ingin menunggu lama, wisatawan juga dapat menikmati wisata ini dengan membayar sesuai biaya untuk 5 pax yang artinya 5×70 ribu.

 

Sumber: Google

Curug Pulosari

SHORT DESC.

Curug Pulosari

-

Air Terjun Pulosari

 

Air Terjun atau Curug merupakan salah satu wisata alam yang diburu oleh para wisatawan yang ada di Jogja, sebuah kota yang nyata penuh kenangan. Ketika liburan dan akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk serunya bermain air terjun. Dikenal dengan sebutan Air Terjun Pulosari. Obyek wisata alam di Bantul ini menawarkan pesona keindahan alam yang tersembunyi dan suasana tempat yang enak untuk refreshing. Curug Pulosari tepatnya terletak di Desa Wisata Krebet, yang secara administrasinya berada di Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, DI. Yogyakarta. Jarak tempuhnya sekitar 20 km dari pusat kota Yogyakarta.

Tinggi Air Terjun /  Curug Pulosari sekitar 4 meter, walaupun landai menjanjikan pemandangan indah spot menarik. Dihiasi bebatuan alami sungai, asrinya pepohonan membuat udara sejuk. Rimbunnya pohon, seakan-akan air terjun lokasinya itu tersembunyi. Wisata alam ini belum begitu populer, masih jarang pengunjungnya. Ramainya hanya waktu tertentu.

 

Akses jalan menuju ke lokasi ini sudah baik dan beraspal, akan tetapi sebagian jalannya rusak dan berlumpur. Jika ditengok untuk menuju ke curug Pulosari ini dapat ditempuh dengan mudah dengan kendaraan roda dua. Dan bagi kendaraan roda empat harus ditempuh dengn berhati-hati. Untuk Anda yang menggunakan mobil harus berhati-hati, karena cukup sulit. Maka saran untuk menuju ke lokasi lebih baik menggunakan kendaraan roda dua saja.

 

 

Air terjun Pulosari atau curug Pulosari ini merupakan air terjun berasal dari aliran air sungai alami di kawasan perbukitan sekitar lokasi. Grojogan di curug ini memang terbilang kecil, namun karena berada di tengah perbukitan ini, landscape air terjun terkesan eksotis dan menarik untuk dikunjungi.

Curug Pulosari ini lebih baik dikunjungi pada saat musim penghujan karena airnya akan lebih deras dibandingkan dengan musim kemarau. Namun jalanan menuju ke lokasi pada musim penghujan menjadi sangat licin. Oleh karena itu gunakan alas kaki yang aman.

Bertandang ke curug ini kalian akan semakin tertarik untuk menceburkan diri ke kedung atau kolam alami yang sengaja dibendung oleh pihak pengelola. Segar air yang namapk hijau kebiruan dengan jernih menampakkan dirinya.

Kedung jurang Pulosari, yang merupakan nama lain dari curug Pulosari ini memang masih asri dan belum dieksploitasi maskimal. Udara sejuk jauh dari hingar bingar kendaraan dan perkotaan. Saat musim hujan, volume air ini mengalir dengan deras dan menjadi pemandangan yang sangat memukau.

 

 

 

Harga Tiket dan Parkir Curug Pulosari

Harga tiket masuk Curug Pulosari sangat murah, pengunjung hanya dikenakan biaya yaitu Rp 2.000,-/orang. Harga tersebut sudah sangat murah untuk memasuki destinasi wisata di Daerah Bantul.

Sedangkan untuk biaya parkir di Curug Pulosari yaitu Rp 2.000,- untuk motor dan Rp 5.000,- untuk parkir mobil.

Fasilitas Curug Pulosari sudah lumayan lengkap bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Curug Pulosari, diantaranya adalah:

  1. Ruang ganti naju
  2. Warung makan
  3. Tempat parkir
  4. Penyewaan ban renang
  5. Gazebo
  6. Warung oleh-oleh

Sumber: Google

Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

                                                                                             

Desa Wisata Gerabah - Kasongan

SHORT DESC.

Desa Wisata Gerabah - Kasongan

Yogyakarta memang surganya wisata, tidak hanya sejarah dan keindahan alamnya namun juga keberadaan dari Desa Wisata yang menjadi daya tarik tersendiri. Masing-masing Desa Wisata memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari hasil perkebunan, kerajinan, makanan hingga tradisi yang dimiliki desa tersebut.

Desa Kasongan menjadi salah satu tujuan desa wisata di Yogyakarta yang banyak diminati oleh wisatawan. Deretan show room atau rumah-rumah galeri di desa wisata Kasongan ini menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah serta dari bahan lainnya seperti guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi (becak, sepeda,  mobil), aneka tas, patung, souvenir untuk pengantin, serta hiasan lainnya yang menarik untuk dipajang di rumah.

Sejarah:

Kasongan mulanya merupakan tanah persawahan milik penduduk desa di selatan Yogyakarta. Pada Masa Penjajahan Belanda di Indonesia, di daerah persawahan milik salah satu warga tersebut ditemukan seekor kuda yang mati. Kuda tersebut diperkirakan milik Reserse Belanda. Karena saat itu Masa Penjajahan Belanda, maka warga yang memiliki tanah tersebut takut dan segera melepaskan hak tanahnya yang kemudian tidak diakuinya lagi. Ketakutan serupa juga terjadi pada penduduk lain yang memiliki sawah di sekitarnya yang akhirnya juga melepaskan hak tanahnya. Karena banyaknya tanah yang bebas, maka penduduk desa lain segera mengakui tanah tersebut. Penduduk yang tidak memiliki tanah tersebut kemudian beralih profesi menjadi seorang pengrajin keramik yang mulanya hanya mengempal-ngempal tanah yang tidak pecah bila disatukan. Sebenarnya tanah tersebut hanya digunakan untuk mainan anak-anak dan perabot dapur saja. Namun, karena ketekunan dan tradisi yang turun temurun, Kasongan akhirnya menjadi Desa Wisata yang cukup terkenal.

Sejak tahun 1971-1972, Desa Wisata Kasongan mengalami kemajuan cukup pesat. Sapto Hudoyo (seorang seniman besar Yogyakarta) membantu mengembangkan Desa Wisata Kasongan dengan membina masyarakatnya yang sebagian besar pengrajin untuk memberikan berbagai sentuhan seni dan komersial bagi desain kerajinan gerabah sehingga gerabah yang dihasilkan tidak menimbulkan kesan yang membosankan dan monoton, namun dapat memberikan nilai seni dan nilai ekonomi yang tinggi. Keramik Kasongan dikomersialkan dalam skala besar oleh Sahid Keramik sekitar tahun 1980-an.

Hasil kerajinan dari gerabah yang diproduksi oleh Kasongan pada umumnya berupa guci dengan berbagai motif (burung merak, naga, bunga mawar dan banyak lainnya), pot berbagai ukuran (dari yang kecil hingga seukuran bahu orang dewasa), souvenir, pigura, hiasan dinding, perabotan seperti meja dan kursi, dll. Namun kemudian produknya berkembang bervariasi meliputi bunga tiruan dari daun pisang, perabotan dari bambu, topeng-topengan dan masih banyak yang lainnya. Hasil kerajinan tersebut berkualitas bagus dan telah diekspor ke mancanegara seperti Eropa dan Amerika. Biasanya desa ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

 

Lokasi:

Desa WIsata Kasongan terletak di pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Jika Anda berangkat dari Kota Yogyakarta, maka pergilah ke arah selatan hingga menemukan perempatan Dongkelan (perempatan Ring Road Selatan - Jalan. Bantul). Pilihlah jalan ke arah selatan melewati Jalan Bantul ini. Perjalanan dari perempatan Dongkelan ini hanya memakan waktu sekitar 10 menit atau 20 menit dari pusat kota. Jika telah sampai di desa wisata Kasongan, Anda akan disambut oleh sebuah gerbang masuk ke desa wisata tersebut.

 

Sumber: Google

------------------------------------------------*****************----------------------------------------

Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay

Eksotisme, Embung Banjaroya Kulon Progo

SHORT DESC.

Embung Banjaroya Kalibawang

Embung Banjaroya Kalibawang adalah tandon air atau waduk berukuran kecil pada lokasi pertanian yang bertujuan untuk menampung kelebihan air hujan dimusim penghujan dan pemanfaatannya pada musim kemarau untuk berbagai keperluan baik di bidang pertanian maupun kepentingan masyarakat banyak.

Pembentukan embung pada dasaranya adalah untuk mengairi lahan pertanian terutama pada musim kemarau, manfaat lain dari embung adalah dibidang perikanan yang bisa dijadikan untuk kolam pemeliharaan ikan dan sebagai persediaan minuman ternak maupun untuk keperluan rumah tangga.

Pembangunan Embung Banjaroya juga difungsikan untuk menjaga kekuatan tanah agar tidak terjadi longsor ketika memasuki musim penghujan. Melihat strukutur tanah di daerah Kalibawang rentan terhadap longsor, embung ini memiliki fungsi sebagai penahan laju air serta menjaga kekuatan tanah.

Lokasi embung yang memiliki ukuran 60x80 meter tersebut berada di wilayah perbukitan Menoreh yang membentang di barat Yogyakarta.

Selama perjalanan anda akan ditemani area perbukitan yang hijau. Lokasi embung berada tepat dipinggir jalan.

Sesampainya di embung anda akan disambut dengan patung duren yang cukup besar.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Kulonprogo embung tadah hujan tersebut berkapasitas hingga 10 ribu meter kubik air. Embuk Banjaroya memiliki luas 60 x 80 meter dan mampu menampung mencapai 8 ? 10 ribu meter kubik air. Air dari embung tersebut bisa mengairi hingga 30 hektar kebun durian yang berada di wilayah tersebut ketika memasuki musim kemarau, selain itu debit air di musim kemarau bisa sampai 2.000 meter kubik untuk stabilisasi waduk dan mengairi kebun disekitarnya.

Embung Banjaroya bisa mengairi hingga 30 hektar kebun durian yag ada di wilayah tersebut saat musim kemarau.

Karena berada di ketinggian, pengunjung bisa menyaksikan hijaunya wilayah perbukitan Menoreh dari area embung.

Jika cuaca sedang cerah, anda bisa menyaksikan gunung Merapi dan Merbabu bediri dengan gagah di sisi utara.

Yang Menarik Di Wisata Alam Embung Banjaroya :

- Di embung ini terdapat patung durian raksasa,sebagai simbol hasil pertanian daerah tersebut. Namun buah durian bisa didapat waktu pas musim buah durian. Patung buah durian ini sering dijadikan spot foto oleh para pengunjung.

- Selain patung durian raksasa,ada juga waduk mini yang dikelilingi oleh gazebo untuk menikmati pemandangan sekitar waduk.

Tiket masuk di Embung Banjaroya :

- Tiket masuk tempat : Gratis

- Tiket Parkir Mobil : Rp. 5000,-

- Tiket Parkir Motor : Rp. 2000,-

Embung Banjaroya juga digunakan sebagai tempat budidaya ikan, seperti ikan nila dan ikan mas.Pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan tersebut dengan membeli pakan ikan seharga Rp.2 ribu yang dijual oleh warga sekitar.

Lokasi :

Tempat wisata alam Embung Banjaroya ini berlokasi Dusun Tonorogo,Desa Banjaroya, Jalan Kalibawang-Sendang Sono, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Tepatnya di perbukitan Menoreh.

Jika dari pusat kota Yogyakarta, untuk sampai lokasi embung anda bisa melewati jalan Godean lurus ke barat hingga menyeberangi sungai Progo dan menemukan lampu merah Kenteng.

Dari lampu merah tersebut belok kanan menuju arah Magelang hingga sampai Rest Area Pasar Bendo dusun Potronalan. Dari pasar tersebut belok kiri, dari sini embungnya berjarak kurang lebih 3 kilometer.

Pembangunan embung ini juga bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai agrowisata durian serta memperbanyak ikon pariwisata di wilayah Kulon Progo. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menjadi kawasan penunjang objek wisata yang sudah ada, yaitu Sedangsono dan Suroloyo.

Sumber : google

EMBUNG BATARA SRINTEN: Danau Buatan di Puncak Gunungkidul

SHORT DESC.

Rencanakan liburan kalian seindah mungkin bersama kami Aldebaran Homestay

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Bisa rombongan ^^

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Best Regards,

Aldebaran Homestay

--------------------------------------------

 

EMBUNG BATARA SRINTEN

Danau Buatan di Puncak Gunungkidul

 

Terletak di puncak Pegunungan Batur Agung, Embung Batara Sriten menjadi telaga tertinggi di Yogyakarta. Dari tepian telaga kamu bisa menyaksikan awan gemawan yang berkejaran, senja yang mempesona, serta lanskap perbukitan dan lembah yang terhampar luas hingga batas cakrawala.

Di Embung Batara Sriten ini kamu dapat menyaksikan bias sinar matahari yang tenggelam di ufuk barat. Selain itu, kamu akan dimanja dengan pemandangan hijaunya perbukitan di bawah embung ini. Tak harus naik ke gunung tinggi seperti Gunung Merapi. Cukup berdiri di Puncak Mangir atau di tepi telaga, maka kamu bisa merasakan sensasi menatap senja dari atas gunung. Lokasi telaga yang berada pada ketinggian membuatmu dapat menyaksikan fragmen sunset secara lengkap tanpa terhalang apapun, mulai dari mentari yang lindap, perubahan warna mega, hingga langit yang menjadi gelap.

Buat kamu yang sedang galau atau butuh “me time”, Embung Batara Sriten merupakan tempat kabur yang asyik. Berhubung telaga ini belum terlalu rama, maka kamu bisa berkontemplasi sepuasnya. Datanglah ke tempat ini, lantas berselaras dengan alam dan warga sekitar. Niscaya pikiranmu akan kembali tenang dan siap untuk memasuki hari baru dengan semangat baru.

Tidak jauh dari bangunan yang juga berfungsi sebagai penampungan air hujan ini, ada sebuah bukit cantik bernama Puncak Mangir. Cukup berjalan kaki saja, kamu bisa melihat pesona Embung Batara Sriten dari atas. Bukan hanya itu, pemandangan Gunungkidul mulai dari Waduk Gajah Mungkur hingga Rawa Jombor dapat dilihat dari tempat ini. Puncak Mangir makin ramai ketika mendekati senja. Pengunjung penasaran ingin melihat manisnya matahari terbenam di Embung Batara Sriten.

Tempat yang juga terkenal akan petilasan Syech Wali Jati ini juga difungsikan sebagai lokasi olahraga dirgantara atau aerosport. Berbagai olahraga menantang mulai dari paramotor, gantole hingga paralayang dapat dilakukan di sana. Bahkan beberapa klub olahraga paralayang Jogja sering menjajal take off dari Puncak Mangir, Embung Batara Sriten.

Sumber: google

Gembira Loka Zoo

SHORT DESC.

Gembira Loka Zoo Yogyakarta

Ide awal pembangunan Kebun Binatang dan Kebun Raya Gembira Loka berasal dari keinginan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada tahun 1933 akan sebuah tempat hiburan, yang di kemudian hari dinamakan Kebun Rojo

GOA CERME (CERME CAVE )

SHORT DESC.

GOA CERME (CERME CAVE)

Wisata bawah tanah seperti goa memang seringkali memacu adrenalin kita ketika berada di dalamnya. Suasana yang gelap dan sunyi membuat takut namun sekaligus membuat penasaran dengan isinya. Begitu juga dengan wisata Goa Cerme merupakan goa yang diyakini sebagai tempat perkumpulan para Walisongo. Dari kata “cèrme” yang berarti ceramah atau pembicaraan, Goa Cerme ini dulunya digunakan oleh para Walisongo untuk menyebarkan Islam di Jawa. Karena itulah goa ini digunakan oleh Walisongo untuk bertemu dan membicarakan berbagai hal tentang Islam. Misalnya ketika itu adalah untuk membicarakan pembuatan Masjid Agung Demak. Goa Cerme sudah dikenal sebagai objek wisata sejak tahun1980-an.

Objek Wisata

Dengan panjang 1,5 km, Goa Cerme ini menembus dua wilayah. Keunikan tersebut karena pintu masuk goa berada di Dusun Srunggo, Bantul sedangkan pintu keluarnya berada di daearah Ploso, Gunungkidul. Goa Cerme termasuk goa yang dalam dan panjang. Karena kedalamannya tersebut, untuk mencapai dasar goa terdapat tangga dengan panjang 750 meter dan 760 anak tangga. Di dalam goa anda akan menemukan pemandangan yang indah khas goa seperti stalagtit dan stalagmit serta terdapat sungai bawah tanah, canopy, gourdam, flowstone, gordin dan lain sebagainya. Namun anda perlu berhati-hati ketika berada di dalam goa karena terdapat sarang kelelawar di beberapa tempat. Selain itu lantai di dalam goa juga tergenangi air dengan ketinggian 1 – 1,5 meter.

Goa Cerme yang panjang tersebut menjadikan goa memiliki banyak ruangan yang sering digunakan untuk bertapa. Ruangan tersebut yaitu bernama panggung pertemuan, air zam zam, mustoko, air suci, watu kaji, pelungguhan/paseban, kahyangan, grojogan sewu, air penguripan, gamelan, batu gilang, lumbung padi, gedung sekakap, kraton, panggung, goa lawa dan watu gantung. Karena banyaknya ruangan di dalam goa, disediakan jasa pemandu untuk menyusuri goa sehingga pengunjung tidak akan tersesat. Selain itu, di sekitar Goa Cerme terdapat goa-goa kecil lainnya yang cukup menarik untuk dilihat. Goa tersebut diantaranya yaitu Goa Dalang, Goa Ledek, Goa Badut, Goa Kaum yang biasa digunakan orang-orang untuk bertapa atau bersemedi.

Harga Tiket

Harga tiket untuk masuk Goa Cerme yaitu Rp. 2.750,00 dan untuk parkir sepeda motor dikenakan biaya Rp. 3.000,00 . Jika tidak membawa perlengkapan untuk masuk gua seperti penerangan, tersedia sewa headlamp (topi senter) dengan harga Rp. 5.000,00. Untuk jasa pemandu goa, dipatok harga minimal Rp. 50.000,00. Jasa pemandu ini biasanya diwajibkan bagi pengunjung demi keselamatan.

Lokasi

Secara geografis, Goa Cerme berapa dalam dua kabupaten. Pintu masuk Goa Cerme berada di Dusun Srunggono, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul dan tembus hingga Ploso, Desa Giritirto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yang merupakan pintu keluar goa.

Akses

Dari terminal Giwangan menuju jalan Imogiri timur dan anda akan menemukan papan petunjuk arah menuju Goa Cerme. Setelah melewati daerah Selopamioro, anda akan disajikan dengan tajakan yang cukup tajam. Karena itu usahakan kendaraan dalam konsisi prima.

Anda juga bisa mencapai Goa Cerme dengan menggunakan kendaraan umum. Dari terminal Giwangan naik angkutan umum rute Jogja-Imogiri-Cerme. Setelah itu lanjutkan dengan berjalan kaki menuju Goa Cerme. Sebaiknya kunjungi Goa Cerme pada waktu pagi hari karena bus terakhir menuju Cerme adalah pukul 14.00 WIB.

Fasilitas

Fasilitas yang terdapat di Goa Cerme tidak begitu banyak. Diantaranya yaitu toilet, tempat pertemuan, pusat informasi dan warung makan.

Tips

  • Karena ruangan yang gelap dan minim penerangan, pengunjung diharuskan membawa alat penerangan seperti senter atau obor.
  • Karena medan cukup sulit, jangan panik ketika berada di dalam gua. Nikmati saja keindahan setiap tempat yang anda lalui.
  • Jangan lupa siapkan pakaian ganti karena banyak ruangan yang debit airnya hampir mencapai atap gua. Jadi anda harus siap-siap untuk basah kuyup.
  • Gunakan sepatu, bila perlu sepatu boot untuk melindungi kaki dari bebatuan gua yang cukup tajam.
  • Jangan terlalu sering menggunakan flash ketika mengambil gambar karena cahaya kamera dapat menakuti hewan yang berada dalam goa.
  • Jangan memegang ornament goa yang masih hidup karena itu dapat merusak menghentikan pertumbuhannya.

 

 

Hal yang menarik di goa Cerme

  •      Cocok buat tracking. Ini karena panjangnya hampir 2 kilometer melewati batuan dan air terjun
  • Religius. Selain buat berpetualang, goa Cerme ini sering digunakan bersemedi
  • Napak tilas Walisongo. Goa Cerme, dulunya, digunakan Walisongo sebagai tempat penyebaran agama Islam di pulau Jawa serta mendiskusikan rencana pendirian masjid Agung Demak. Cerme sendiri berasal dari kata ceramah - gambaran diskusi para Walisongo saat itu. 
  • Dipercaya bisa mengabulkan keinginan. Ada sumber air zam-zam, mustoko dan air suci yang dipercaya bisa digunakan untuk penyembuhan dan mengabulkan permohonan.
  • Sangat indah. Ini karena ada batuan stalagtit dan stalagmit yang berkilauan jika terkena cahaya lampu. 

Waktu terbaik ke Goa Cerme

  • Setiap waktu adalah waktu terbaik. Namun, jika ingin menyaksikan upacara syukuran bisa datang pada Senin atau Selasa Wage. 
  • Goa Cerme dibuka selama 24 jam. Jadi Anda bisa menyesuaikan diri sesuai kebutuhan. Ada 75 pemandu yang bergantian mengantarkan tamu.
  • Musim kemarau atau saat tidak hujan. Jika hujan deras turun berturut-turut selama beberapa hari sebaiknya tidak berkunjung ke goa. Ini karena debit air yang meninggi dan jadi ancaman saat ada di dalam goa.

 

Lokasi dan Rute menuju Goa Cerme

Goa Cerme berlokasi tepatnya di dua wilayah. Untuk bagian pintu masuknya terletak di Dsn Srunggo, Desa Selopamioro, Kec. Imogiri, Kabupaten Bantul. Sedangkan di Ploso, Desa Giritirto, Kec.Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta adalah pintu keluar goa tersebut. Lokasi Goa Cerme ini bisa Anda jangkau sekitar 20 km dari pusat Kota Yogyakarta bagian Selatan. Agar tidak kebingungan maka Anda manfaatkan saja paket tour Jogja yang akan siap sedia mengantarkan Anda sampai ke tempat tujuan dengan mudah.

Untuk rute atau perjalanannya sendiri jika Anda dari Terminal Giwangan maka bisa melewati jalan Imogiri Timur sehingga Anda akan menjumpai petunjuk arah menuju wisata Goa Cerme. Namun jika Anda menggunakan transportasi umum maka dari terminal Giwangan Anda cukup naik angkutan umum saja dengan rute perjalanan dari Jogja, Imogiri kemudian Cerme.

Setelah sampai maka lanjutkan perjalanan Anda dengan berjalan kaki menuju lokasi Wisata Jogja Goa Cerme tersebut. Anda hanya perlu mengikuti petunjuk arah yang sudah tersedia hingga sampai pada air terjun Goa Cerme.

Jika sudah menemui air terjunnya maka Anda akan menemukan tanjakan yang lumayan tajam. Maka dari itu Anda harus benar-benar dalam keadaan prima jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut.

 Sumber :  Google

------------------------------------------------*****************----------------------------------------

Liburan Ke Jogja Yuk,

bersama kami Aldebaran Homestay 

Kami menyediakan room buat singgah keluarga dan teman-temanmu, beserta rental motor dan mobil.

Tarif mahasiswa, murah meriah

Rombongan Lebih Seru, Lebih Murah, Lebih Meriah

 

Hubungi kami :

0822-4251-9444 (bisa juga via WhatsApp)

 

Salam Hangat

Aldebaran Homestay